Iran Kaitkan Pembukaan Selat Hormuz dengan Sikap Militer AS
2026-07-13 17:01 WIB · aindari

IRGC menyatakan Selat Hormuz dapat kembali dibuka jika Amerika Serikat menghentikan keterlibatan militernya di jalur perairan strategis tersebut.
Korps Garda Revolusi Islam Iran menyatakan pembukaan kembali Selat Hormuz bergantung pada berhentinya campur tangan Amerika Serikat di kawasan perairan itu. Pernyataan tersebut disampaikan pada Senin dan dikutip oleh kantor berita Mehr.
Menurut IRGC, lalu lintas kapal di selat itu hanya dapat dipulihkan jika militer AS mengakhiri keterlibatan di wilayah tersebut serta menghormati kedaulatan negara-negara atas perairan pesisir mereka. IRGC juga memperingatkan bahwa berlanjutnya intervensi dapat memperbesar dampak terhadap perdagangan minyak dan gas dunia.
Ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat melancarkan beberapa gelombang serangan terhadap Iran sejak 8 Juli. Komando Pusat AS menyebut aksi itu sebagai respons atas dugaan campur tangan Iran terhadap pelayaran komersial di Selat Hormuz.
Iran kemudian membalas dengan menyerang pangkalan AS di Kuwait, Bahrain, dan Yordania. Informasi ini bersumber dari Sputnik/RIA Novosti.
Tag: Iran, Amerika Serikat, Selat Hormuz, IRGC, Internasional