Sekolah Rakyat Madiun Bersiap Mulai MPLS Akhir Juli 2026
2026-07-13 17:02 WIB · aindari

Kemensos menyiapkan operasional Sekolah Rakyat Kabupaten Madiun dengan pemeriksaan kesehatan bagi calon siswa sebelum kegiatan belajar dimulai.
Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dipersiapkan untuk memulai kegiatan belajar mengajar setelah calon siswa mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah pada akhir Juli 2026. Kementerian Sosial menyatakan kesiapan itu ditopang oleh progres gedung yang sebagian besar telah selesai serta tahapan pengecekan kesehatan bagi peserta didik.
Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Kemensos RI Rachmat Koesnadi meninjau kegiatan Cek Kesehatan Gratis di Gedung Serbaguna Sekolah Rakyat Kabupaten Madiun, Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun. Ia menyampaikan bahwa kondisi kesehatan anak perlu diketahui sejak awal, dan calon siswa yang membutuhkan perawatan lebih lanjut akan dirujuk sebelum MPLS serta pembelajaran rutin dimulai.
Sebanyak 200 calon siswa jenjang SD hingga SMA mengikuti pemeriksaan tersebut. Layanan yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan umum, mata, gigi dan mulut, serta pengukuran tinggi dan berat badan. Kemensos menilai pemeriksaan ini penting karena siswa akan menjalani kegiatan pendidikan reguler yang padat.
Bagi calon siswa yang terdeteksi memiliki gangguan kesehatan, Kemensos menyiapkan masa pemulihan pada 14–31 Juli 2026. Penanganan dilakukan melalui puskesmas dan RSUD Kabupaten Madiun. Pada fase awal, layanan kesehatan sekolah dibantu tenaga medis dari puskesmas terdekat, sementara ke depan sekolah akan memiliki dokter dan perawat tetap.
Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas, inklusif, adil, dan berpihak kepada kelompok rentan sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan. Di Kabupaten Madiun, sekolah ini dibangun di lahan eks bengkok Kelurahan Nglames seluas 5,8 hektare, dengan dukungan guru, wali asuh, dan wali asrama bagi siswa yang tinggal di lingkungan sekolah.
Tag: Sekolah Rakyat, Kemensos, Kabupaten Madiun, Pendidikan, MPLS