DPR Minta Irigasi Bendungan Segera Dituntaskan agar Sawah Terairi
2026-07-13 17:02 WIB · aindari

Mori Hanafi menilai manfaat bendungan belum maksimal karena banyak jaringan irigasi pendukung belum selesai dibangun.
Anggota Komisi V DPR RI Mori Hanafi meminta pemerintah mempercepat pembangunan jaringan irigasi pada bendungan yang sudah rampung. Menurut dia, tanpa saluran irigasi yang memadai, bendungan belum bisa memberi manfaat penuh bagi petani dan masyarakat.
Mori menyampaikan bahwa persoalan tersebut tidak hanya terjadi di Bendungan Meninting yang baru diresmikan presiden. Ia mencontohkan Bendungan Mila dan Bendungan Tanju di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, yang masih belum didukung jaringan irigasi secara memadai.
Untuk Bendungan Tanju, Mori menyebut infrastruktur yang diresmikan pada 2018 itu berpotensi mengairi sekitar 2.200 hektare sawah. Namun, karena jaringan irigasi belum tersedia, lahan yang bisa diairi baru lebih dari 100 hektare.
Ia menjelaskan bendungan memiliki fungsi pengendalian banjir, penyediaan air irigasi, sistem penyediaan air minum, serta sumber energi untuk PLTA. Dari fungsi-fungsi tersebut, pengendalian banjir dinilai sudah berjalan baik, sementara fungsi lain belum optimal.
Mori memperkirakan pembangunan jaringan irigasi Bendungan Meninting memerlukan anggaran sekitar Rp200 miliar hingga Rp250 miliar. Ia mendorong Kementerian Pekerjaan Umum memprioritaskan optimalisasi bendungan yang sudah ada sebelum membangun bendungan baru, sekaligus mencegah persoalan seperti sengketa lahan yang pernah terjadi di Dompu.
Tag: irigasi, bendungan, pertanian, Komisi V DPR, NTB