Tol Jakarta-Cikampek Masuk Tahap Rekonstruksi di Tujuh Titik, Berlangsung hingga 4 September
2026-08-29 17:07 WIB · aindari · 👁 651 dibaca

PT Jasamarga Transjawa Tol memperbaiki perkerasan jalan di tujuh lokasi Tol Jakarta-Cikampek mulai 29 Agustus hingga 4 September 2026.
Pengguna Tol Jakarta-Cikampek perlu mewaspadai potensi gangguan perjalanan dalam sepekan ke depan. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) tengah menjalankan rekonstruksi perkerasan jalan di tujuh titik berbeda, mencakup jalur menuju Cikampek maupun arah Jakarta, dengan rentang pekerjaan 29 Agustus hingga 4 September 2026.
Sebagai salah satu koridor logistik dan mobilitas terpenting di Pulau Jawa, ruas tol ini membutuhkan pemeliharaan berkala agar standar keselamatan dan kenyamanan pengguna tetap terjaga. Hal itu disampaikan Senior Manager Representative Office 1 PT JTT, Jauzy Anbiya, yang menegaskan bahwa pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kondisi jalan tetap optimal.
Tujuh lokasi rekonstruksi tersebar di berbagai kilometer. Untuk arah Cikampek, pekerjaan berlangsung di KM 29+668–29+768 pada lajur 1 dan bahu luar mulai 29 Agustus pukul 01.00 WIB hingga 1 September pukul 24.00 WIB, serta di KM 38+630–39+050 lajur 1 dari 29 Agustus hingga 3 September pukul 24.00 WIB. Sementara untuk arah Jakarta, pekerjaan mencakup KM 24+450–24+200 dan KM 35+200–35+100 yang keduanya dimulai 30 Agustus pukul 21.00 WIB, masing-masing berakhir pada 4 September pukul 24.00 WIB dan 4 September pukul 02.00 WIB. Tiga titik lainnya berada di sekitar KM 52–53, yakni KM 53+400–53+300, KM 53+145–53+000, dan KM 52+950–52+865, semuanya dimulai 31 Agustus pukul 09.00 WIB dengan batas akhir antara 3 hingga 4 September 2026.
Selama pekerjaan berlangsung, JTT menyiapkan rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional. Setiap area pekerjaan juga dilengkapi perlengkapan keselamatan sesuai standar operasional guna meminimalkan risiko bagi pengguna jalan yang melintas.
Pejabat Pengganti Sementara Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Dary Achmad Budi, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul, sekaligus mengapresiasi kesabaran dan kerja sama pengguna jalan selama proses pemeliharaan berlangsung. Ia menambahkan bahwa pihaknya berupaya menyelesaikan pekerjaan secara efektif tanpa mengorbankan kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Ini bukan kali pertama ruas tersebut mendapat perhatian dalam waktu dekat. JTT sebelumnya juga telah melakukan pemeliharaan di sejumlah titik Tol Jakarta-Cikampek pada periode 22–28 Agustus 2026, menunjukkan intensitas perawatan yang cukup tinggi pada ruas strategis ini.
Tag: Tol Jakarta-Cikampek, Jasamarga, rekonstruksi jalan, rekayasa lalu lintas, pemeliharaan tol