Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Internasional

Washington Kerahkan Jaringan Diplomatik Global untuk Isolasi Ekonomi Iran

2026-09-03 17:31 WIB · aindari · 👁 543 dibaca

AS menginstruksikan kedutaan besarnya di berbagai negara untuk menekan mitra dagang agar memutus hubungan ekonomi dengan Iran, dengan ancaman sanksi bagi yang tidak patuh.

Amerika Serikat menggerakkan jaringan diplomatiknya secara serentak untuk memperketat cengkeraman ekonomi terhadap Iran. Menteri Luar Negeri Marco Rubio dilaporkan mengeluarkan instruksi kepada seluruh kedutaan AS agar menyampaikan nota diplomatik resmi kepada pejabat tertinggi negara tempat mereka bertugas, mendesak penghentian segera semua bentuk perdagangan dengan Teheran. Laporan ini bersumber dari portal berita Axios yang mengutip sejumlah narasumber.

Langkah tersebut merupakan bagian dari operasi yang diberi nama "Economic Outcast" — sebuah kampanye tekanan ekonomi yang diumumkan Presiden Donald Trump pada 19 Agustus. Trump menyebut operasi ini sebagai bentuk isolasi terhadap Iran dalam skala yang belum pernah diterapkan sebelumnya, sekaligus mendorong sekutu Washington untuk beralih dari pendekatan militer menuju strategi tekanan ekonomi bertahap guna melemahkan perekonomian Iran.

Tidak hanya menuntut penghentian perdagangan, kedutaan-kedutaan AS juga diperintahkan agar negara penerima mengungkapkan seluruh aktivitas ekonomi mereka yang berkaitan dengan Iran. Negara atau entitas yang tetap menjalankan bisnis dengan Iran setelah menerima tuntutan ini diancam dengan sanksi serta pemutusan akses terhadap sistem keuangan berbasis dolar AS — sebuah tekanan yang berpotensi berdampak signifikan bagi pelaku ekonomi mana pun yang bergantung pada transaksi global.

Instruksi khusus dikirimkan ke kedutaan AS di sejumlah kota strategis, antara lain Abu Dhabi, Muscat, Doha, Hong Kong, London, Berlin, serta beberapa ibu kota di kawasan Asia Tengah. Kedutaan-kedutaan di lokasi tersebut secara khusus diminta mendesak pemerintah setempat menutup seluruh cabang Bank Melli dan Bank Saderat Iran, dua institusi perbankan yang disebut memiliki afiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Pilihan kota-kota tersebut mencerminkan peta jalur perdagangan dan keuangan yang selama ini diduga digunakan Iran untuk menghindari sanksi internasional. Kawasan Teluk, pusat keuangan Asia, hingga ibu kota Eropa menjadi titik fokus tekanan diplomatik Washington dalam upaya menutup celah yang memungkinkan Teheran tetap mengakses pasar global.

Eskalasi tekanan ekonomi ini berlangsung di tengah situasi yang masih bergejolak. Sebelumnya dilaporkan bahwa Trump tengah mempertimbangkan kemungkinan mengakhiri konflik dengan Iran, sementara serangan militer AS terhadap Iran sejak akhir pekan lalu dilaporkan menewaskan 18 orang dan melukai 142 lainnya. Trump menyatakan serangan tersebut dilakukan demi melindungi Israel dan stabilitas kawasan Timur Tengah secara keseluruhan.

Tag: Iran, Amerika Serikat, sanksi ekonomi, diplomasi, Marco Rubio