Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Olahraga

Tim Merlier Kuasai Sprint Chalon-sur-Saône untuk Kemenangan Ketiga

2026-07-17 06:03 WIB · aindari

Tim Merlier kembali menjadi yang tercepat di Tour de France 2026 setelah memenangi etape ke-12 lewat adu sprint massal.

Tim Merlier menambah koleksi kemenangannya di Tour de France 2026 setelah menaklukkan etape ke-12, Kamis (16/7). Pembalap Belgia dari Soudal Quick-Step itu menjadi yang pertama menyentuh garis finis di Chalon-sur-Saône melalui sprint akhir, sekaligus mencatat kemenangan etape ketiganya pada edisi tahun ini.

Etape sepanjang 179,1 kilometer tersebut dimulai dari Sirkuit Nevers Magny-Cours dan berakhir dengan persaingan cepat para sprinter. Merlier finis di depan Olav Kooij dari Decathlon CMA CGM yang menempati posisi kedua, sementara Jasper Philipsen dari Alpecin-Premier Tech melengkapi tiga besar.

Hasil ini memperkuat reputasi Merlier sebagai salah satu sprinter paling menonjol dalam balapan tahun ini. Sebelumnya, ia juga sudah memenangi etape di Bordeaux dan Bergerac. Dalam catatan Tour de France, Merlier pernah meraih satu kemenangan etape pada 2021 dan dua kemenangan pada 2025.

Merlier menyebut kehadiran putranya menjadi dorongan emosional dalam kemenangan tersebut. Ia mengatakan anaknya masih kecil, tetapi berharap momen itu kelak dapat diingat. Baginya, meraih kemenangan untuk keluarga memberi makna khusus.

Sebelum berakhir dengan sprint massal, etape ke-12 sempat diwarnai beberapa serangan. Baptiste Veistroffer dari Lotto Intermarché menjadi salah satu pembalap paling aktif setelah mencoba bergerak sendiri pada kilometer ke-27. Damiano Caruso dari Bahrain Victorious, Ewen Costiou dari Groupama-FDJ United, dan Matteo Vercher dari TotalEnergies kemudian ikut masuk dalam dinamika breakaway.

Veistroffer kembali mencoba membuka jarak ketika lomba menyisakan 62 kilometer. Namun, tim-tim yang mengandalkan sprinter tetap mampu mengatur tempo peloton. Beberapa manuver dari pembalap Lidl-Trek, termasuk Mads Pedersen, juga tidak cukup untuk memecah kendali rombongan utama.

Menjelang kilometer terakhir, Alpecin-Premier Tech mengambil posisi depan dengan Mathieu van der Poel menyiapkan jalur bagi Philipsen. Namun, Merlier menemukan momentum untuk melaju melewati Philipsen dan Kooij. Sprint penutup turut diwarnai kecelakaan berkecepatan tinggi yang melibatkan Fernando Gaviria dari Caja Rural-Seguros RGA dan Dorian Godon dari Netcompany Ineos. Setelah dua hari berturut-turut ditutup dengan sprint massal, Tour de France 2026 berlanjut ke etape ke-13 dengan rute pegunungan.

Tag: Tour de France, Tim Merlier, Soudal Quick-Step, balap sepeda, sprint