Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Olahraga

Hindari Kelelahan, PSIM Pilih Tidak Pulang ke Yogyakarta Sebelum Jamu Madura United

2026-09-15 17:13 WIB · aindari · 👁 456 dibaca

Demi menjaga kebugaran pemain, PSIM Yogyakarta memutuskan tetap bermarkas di Surabaya hingga laga pekan ketiga BRI Super League 2026/27 melawan Madura United pada Jumat malam.

PSIM Yogyakarta mengambil keputusan taktis di luar lapangan menjelang laga pekan ketiga BRI Super League 2026/27: tim tidak akan pulang ke Yogyakarta, melainkan tetap tinggal di Surabaya sampai pertandingan melawan Madura United digelar. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, pada Jumat (18/9) pukul 19.00 WIB.

Keputusan ini dilatarbelakangi kondisi fisik pemain setelah PSIM baru saja menjalani pertandingan berat di pekan kedua. Laskar Mataram — julukan PSIM — takluk 0-1 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, sehingga manajemen menilai perjalanan pulang-pergi ke Yogyakarta hanya akan menambah beban fisik yang tidak perlu.

Manajer tim PSIM, Iksan Mahar, menyebut keputusan itu sudah disepakati bersama tim pelatih. Menurutnya, para pemain sangat membutuhkan waktu istirahat yang cukup usai pertandingan ketat melawan Persebaya, dan memaksakan perjalanan kembali ke Yogyakarta berisiko menurunkan performa di laga berikutnya. Faktor geografis turut mendukung pilihan ini — jarak Surabaya ke Pamekasan dinilai jauh lebih efisien dibandingkan harus memutar lewat Yogyakarta terlebih dahulu.

Selama masa menetap di Surabaya, tim pelatih akan memusatkan perhatian pada tiga aspek utama: pemulihan fisik pemain, pemenuhan gizi dan nutrisi, serta pematangan strategi menghadapi Madura United. Iksan menegaskan target satu-satunya dari seluruh persiapan ini adalah memastikan skuad berada dalam kondisi seratus persen fit saat kick-off Jumat malam.

Tantangan yang menanti PSIM bukan perkara ringan. Madura United saat ini tengah dalam performa panas dengan meraih poin sempurna dari dua laga pembuka. Sementara PSIM sendiri belum sekali pun menang — di pekan pertama mereka ditahan imbang Persita Tangerang 1-1, lalu kalah dari Persebaya, sehingga hanya mengoleksi satu poin dan terparkir di peringkat 12 klasemen sementara. PSIM menjadi satu dari delapan tim yang belum mencicipi kemenangan hingga pekan kedua.

Laga kontra Madura United pun menjadi ujian krusial bagi tim asuhan Jean-Paul van Gastel untuk segera bangkit dan meraih poin maksimal perdana mereka di kompetisi musim ini.

Tag: PSIM Yogyakarta, BRI Super League, Madura United, Persebaya Surabaya, Sepak Bola Indonesia