Skema Biaya WhatsApp Business Platform Berubah Mulai Oktober 2026
2026-09-28 17:02 WIB · aindari · 👁 865 dibaca

Meta akan menerapkan tarif baru untuk jenis pesan tertentu di WhatsApp Business Platform, sementara pesan dari pelanggan tetap gratis.
Pelaku usaha yang memakai WhatsApp Business Platform perlu meninjau kembali pola komunikasi mereka sebelum 1 Oktober 2026. Pada tanggal itu, Meta mulai memberlakukan perubahan biaya untuk pesan tertentu yang dikirim bisnis kepada pelanggan, terutama pesan layanan dan pesan utility dalam periode percakapan 24 jam. Kebijakan ini tidak membuat seluruh penggunaan WhatsApp Business menjadi berbayar.
Perubahan utama menyasar pesan Service, yakni balasan non-template dari bisnis setelah pelanggan lebih dulu menghubungi mereka. Selama masih berada dalam jangka 24 jam sejak pesan terakhir pelanggan, jenis pesan ini sebelumnya dapat digunakan tanpa biaya. Mulai 1 Oktober 2026, pesan Service untuk penerima di Indonesia dikenai tarif Rp356,65 per pesan setelah melewati batas gratis yang disediakan.
Meta tetap memberikan alokasi tanpa biaya untuk pesan Service. Setiap nomor bisnis memperoleh jatah 1.000 pesan Service gratis per bulan. Penghitungan dilakukan per nomor, bukan gabungan dari seluruh akun bisnis. Jika kuota tidak terpakai, sisanya tidak dapat dipindahkan ke bulan berikutnya. Dengan aturan ini, bisnis yang mengirim balasan Service di bawah batas tersebut tidak terkena biaya tambahan dari Meta untuk kategori itu.
Kategori lain yang ikut berubah adalah pesan Utility dalam jendela layanan pelanggan 24 jam. Sebelum kebijakan baru berlaku, pesan Utility yang dikirim ketika periode 24 jam masih aktif tidak dikenakan biaya. Mulai 1 Oktober 2026, pesan Utility dalam kondisi tersebut dikenai tarif sejak pesan pertama. Untuk nomor Indonesia, rate card efektif pada tanggal tersebut mencantumkan biaya Rp356,65 per pesan. Pesan Utility di luar jendela 24 jam sebelumnya sudah berbayar, sehingga perubahan ini terutama menyangkut pengiriman saat percakapan masih aktif.
Meski begitu, tidak semua interaksi di WhatsApp Business Platform terkena tarif baru. Pesan yang dikirim pelanggan kepada bisnis tetap bebas biaya. Selain itu, percakapan dalam jendela gratis 72 jam setelah pengguna memulai kontak melalui iklan Click-to-WhatsApp juga tidak dikenai biaya. Karena itu, bisnis perlu memahami perbedaan antara pesan masuk pelanggan, pesan Service, Utility, Marketing, dan kategori lain yang memiliki ketentuan tarif masing-masing.
Kebijakan ini berlaku untuk WhatsApp Business Platform, termasuk penggunaan WhatsApp Business API atau Cloud API. Artinya, aturan tersebut berbeda dari aplikasi WhatsApp Business yang biasa dipakai langsung lewat ponsel oleh pelaku usaha. Dalam platform ini, bisnis dapat membalas tanpa template selama masih dalam 24 jam sejak pesan terakhir pengguna. Setelah periode itu berakhir, bisnis wajib memakai template pesan yang telah disetujui.
Menjelang penerapan tarif baru, pengguna WhatsApp Business Platform perlu memantau volume pesan Service bulanan dan penggunaan pesan Utility saat jendela 24 jam masih terbuka. Pengelolaan kategori pesan menjadi penting agar biaya operasional tidak muncul di luar perhitungan, terutama bagi bisnis dengan intensitas komunikasi pelanggan yang tinggi.
Tag: WhatsApp Business, Meta, WhatsApp Business Platform, Cloud API, Teknologi