Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Teknologi

AiMOGA Kembangkan Kursi Roda yang Bergerak lewat Sinyal Otak

2026-10-01 17:06 WIB · aindari · 👁 942 dibaca

AiMOGA Robotics memperkenalkan teknologi kursi roda berbasis BCI yang memungkinkan pengguna memberi perintah gerak melalui aktivitas otak.

AiMOGA Robotics mengembangkan kursi roda yang dapat diarahkan tanpa kendali tangan, melainkan melalui sinyal otak pengguna. Teknologi ini diperkenalkan lewat sistem AiMOGA BCI, yang memadukan brain-computer interface, kecerdasan buatan, dan kendali gerak robot untuk membantu mobilitas orang dengan keterbatasan fisik.

Head of Brain-Computer Interface AiMOGA Robotics, Xie Yuyang, menyampaikan dalam keterangan resmi pada Kamis bahwa pengembangan produk ini diarahkan untuk memberi kemudahan bagi penyandang paraplegia tingkat tinggi, penyintas stroke, serta pengguna lain yang mengalami hambatan mobilitas. Fokusnya adalah membuka opsi kendali yang tidak sepenuhnya bergantung pada gerakan anggota tubuh.

Sistem AiMOGA BCI memakai perangkat electroencephalography atau EEG non-invasif dengan delapan kanal. Perangkat ini menangkap aktivitas listrik otak, lalu sistem membaca pola sinyal yang muncul ketika pengguna memusatkan perhatian pada instruksi arah yang tampil di layar. Dari proses itu, kursi roda dapat menerima perintah seperti maju, mundur, belok kiri, belok kanan, dan berhenti.

AiMOGA menyebut kemampuan pengenalan perintah EEG pada sistem ini mencapai akurasi lebih dari 95 persen, dengan waktu respons pengenalan kurang dari tiga detik. Teknologi tersebut ditujukan bagi pengguna yang masih mampu memahami instruksi, tetapi memiliki keterbatasan pada tangan atau bagian tubuh lain sehingga sulit memakai kendali fisik konvensional.

Untuk penggunaan di luar arena kompetisi, kursi roda AiMOGA BCI dilengkapi sensor LiDAR dan kamera depth. Kombinasi sensor itu mendukung navigasi berbasis peta serta membantu sistem mengenali dan menghindari rintangan di sekitar kursi roda. AiMOGA juga menyediakan beberapa pilihan kontrol tambahan, termasuk layar sentuh, tombol berhenti darurat, dan pengambilalihan kendali secara manual.

Teknologi ini telah digunakan dalam Global Brain-Computer Interface × Medical Insurance Innovation Scenario Competition 2026 di Hangzhou, Tiongkok. AiMOGA Robotics meraih posisi pertama pada kategori Mind-Driven Wheelchair Challenge setelah menyelesaikan lintasan dalam 2 menit 16 detik, unggul 17 detik dari peserta di posisi kedua. Pada kategori tersebut, peserta mengendalikan kursi roda dengan otak menggunakan perangkat perekam sinyal EEG untuk menuntaskan jalur yang telah ditentukan.

Tag: AiMOGA, kursi roda pintar, brain-computer interface, robotika, teknologi kesehatan