Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Peternakan

PLN EG Dorong Peternak Duri Lebih Mandiri Lewat Saji Farm

2026-10-01 17:07 WIB · aindari · 👁 346 dibaca

Program Saji Farm di Duri, Riau, dilanjutkan dengan bantuan fasilitas, bibit ternak, pengamanan kandang, dan pelatihan pengelolaan usaha peternakan.

PT PLN Energi Gas memperluas dukungan bagi kelompok peternak di sekitar wilayah proyek Duri, Riau, melalui kelanjutan program Saji Farm atau Sapi dan Jagat Hijau Farm. Program pemberdayaan masyarakat ini diarahkan untuk memperkuat kemampuan kelompok penerima manfaat agar dapat mengelola peternakan secara lebih mandiri dan berkelanjutan.

Sekretaris Perusahaan PLN EG, Elok Faiqoh Saptining Ratri, menyampaikan keterangan di Jakarta pada Kamis bahwa Saji Farm menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan manfaat jangka panjang bagi warga di sekitar area operasional. Setelah dukungan awal diberikan pada tahun sebelumnya, pelaksanaan tahun ini difokuskan pada penguatan fondasi usaha peternakan yang telah dibangun.

Dalam tahap lanjutan tersebut, PLN EG menyalurkan dukungan berupa sarana dan prasarana peternakan, bibit ternak, serta pembangunan pagar untuk meningkatkan keamanan area peternakan. Bantuan itu ditujukan untuk membantu kelompok mengelola ternak dengan lebih baik, sekaligus membuka ruang pengembangan usaha secara bertahap.

Selain bantuan fisik, peningkatan kapasitas peternak juga menjadi bagian penting dari program. PLN EG menghadirkan akademisi Institut Pertanian Bogor, Prof Bramada Winiar Putra, untuk memberikan pelatihan mengenai pengelolaan peternakan yang lebih efektif, produktif, dan berorientasi keberlanjutan. Materi pelatihan mencakup pemahaman praktik pemeliharaan ternak hingga arah pengembangan usaha.

Elok menilai keberlanjutan program tanggung jawab sosial dan lingkungan perlu dijaga agar manfaatnya makin kuat dari tahun ke tahun. Menurut dia, penguatan sarana, pengembangan ternak, dan peningkatan kemampuan peternak diharapkan membuat kelompok penerima manfaat tidak hanya bertambah dari sisi jumlah maupun produktivitas ternak, tetapi juga mampu mengelola usaha secara mandiri.

Kolaborasi dengan akademisi dinilai penting karena pemberdayaan masyarakat tidak cukup berhenti pada pemberian bantuan. Melalui transfer pengetahuan, kelompok peternak diharapkan dapat langsung menerapkan keterampilan baru dalam aktivitas sehari-hari. Bramada menekankan bahwa keberhasilan peternakan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas dan ternak, tetapi juga oleh pengetahuan serta kecakapan pengelolaannya.

PLN EG menyatakan akan terus memantau dan mengevaluasi perkembangan Saji Farm. Langkah itu dilakukan agar program tetap memberi nilai tambah bagi masyarakat penerima, baik dari sisi sosial maupun ekonomi, serta membantu kelompok peternak berkembang menjadi unit usaha yang lebih produktif dan mandiri.

Tag: peternakan, PLN Energi Gas, Saji Farm, Duri Riau, pemberdayaan masyarakat