Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Politik

Irwan Meilano Masuk Kabinet sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan

2026-10-01 17:11 WIB · aindari · 👁 936 dibaca

Presiden Prabowo Subianto melantik akademisi ITB Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan di Istana Negara.

Presiden Prabowo Subianto menempatkan Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan melalui pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis. Masuknya Irwan ke jajaran pemerintahan membawa latar belakang akademik yang kuat, terutama dari bidang kebumian, geospasial, pemetaan, penginderaan jauh, kebencanaan, dan perubahan lingkungan.

Irwan dikenal sebagai Guru Besar Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Institut Teknologi Bandung. Sebelum mengemban jabatan wakil menteri, ia menjabat Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB untuk periode 2025–2030. Di kampus yang sama, ia sebelumnya pernah memimpin FITB sebagai dekan.

Dalam struktur keilmuan ITB, Irwan tergabung dalam Kelompok Keahlian Sistem Spasial dan Kadaster. Bidang tersebut berkaitan erat dengan pengelolaan data ruang, pemetaan wilayah, serta pemanfaatan teknologi penginderaan jauh. Latar ini menjadi salah satu bagian penting dari profilnya karena sektor kelautan dan perikanan juga membutuhkan dukungan data spasial, informasi wilayah, serta pemantauan lingkungan.

Jejak pendidikan Irwan dimulai dari ITB, tempat ia menyelesaikan Sarjana Teknik pada 1997. Setelah itu, ia melanjutkan studi ke Nagoya University, Jepang. Di universitas tersebut, ia meraih gelar master pada 2003 dan doktor pada 2006.

Selain aktif dalam riset kebumian dan geospasial, Irwan tercatat memiliki publikasi yang bersinggungan langsung dengan isu kelautan dan perikanan. Pada 2026, ia terlibat dalam kajian mengenai variasi klorofil-a secara ruang dan waktu di perairan Indonesia menggunakan data penginderaan jauh. Ia juga tercatat dalam publikasi tentang keseimbangan stabilitas ekologi dan pertumbuhan ekonomi di sistem perikanan dalam konteks variabilitas oseanografi serta intervensi kawasan pesisir.

Pada 2025, Irwan turut terlibat dalam penelitian mengenai strategi kesejahteraan ekonomi dan keberlanjutan ekologi pada wilayah rawan pelanggaran perikanan. Pada tahun yang sama, ia juga menjadi bagian dari riset yang mengembangkan indeks ekonomi biru sektor kelautan dan perikanan Indonesia melalui sebuah kerangka penilaian komprehensif. Di luar tema tersebut, portofolio risetnya mencakup pemodelan spasial, risiko gempa, deformasi kerak bumi, pemetaan bencana, kadaster tiga dimensi, dan penggunaan teknologi penginderaan jauh.

Kiprah Irwan di dunia akademik juga ditandai sejumlah penghargaan. Ia menerima Young Inspirational Geospatial dalam HxGN LIVE Indonesia pada 2023, serta penghargaan Pengabdian 25 Tahun dari ITB pada tahun yang sama. Sebelumnya, ia memperoleh Satyalancana Karya Satya 20 Tahun dari Presiden Republik Indonesia pada 2020 dan Indroyono Susilo Award dalam The Fifth International Conference of Indonesia Society for Remote Sensing pada 2019.

Tag: Irwan Meilano, Wamen KKP, Prabowo Subianto, ITB, Kelautan dan Perikanan