Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Otomotif

Toyota Mendominasi Daftar Mobil Curian di Victoria

2026-10-01 17:14 WIB · aindari · 👁 393 dibaca

Data Crime Statistics Agency menunjukkan enam model Toyota masuk daftar 10 mobil yang paling sering dicuri di Victoria dalam periode Maret 2025 hingga Maret 2026.

Popularitas Toyota di Australia ikut tercermin dalam statistik kriminal di Victoria. Berdasarkan data Crime Statistics Agency (CSA) yang dikutip Drive pada Rabu (30/9) waktu setempat, enam model Toyota tercatat berada dalam daftar 10 besar kendaraan yang paling banyak dilaporkan hilang akibat pencurian di negara bagian tersebut.

Model dengan jumlah laporan tertinggi adalah Toyota Corolla. Sepanjang periode Maret 2025 hingga Maret 2026, Corolla mencatat 1.244 kasus pencurian di Victoria. Posisi kedua ditempati Holden Commodore dengan 1.183 unit, menjadi satu-satunya model non-Toyota yang menyela dominasi merek Jepang itu di papan atas.

Toyota HiLux berada di urutan ketiga dengan 1.165 kasus. Setelah itu, daftar masih didominasi Toyota melalui RAV4 sebanyak 895 kasus, LandCruiser 885 kasus, Camry 554 kasus, dan Prado 496 kasus. Di luar Toyota, model lain yang juga banyak menjadi sasaran adalah Nissan Navara dengan 461 kasus, Ford Falcon 414 kasus, serta Nissan Patrol 399 kasus.

Tingginya angka pencurian pada sejumlah model tersebut mendorong Toyota menyediakan perangkat pengaman tambahan yang didukung pabrikan. Salah satunya adalah kunci setir tambahan dengan harga mulai 200 dolar Australia. Toyota juga menawarkan immobiliser tambahan untuk Prado dan LandCruiser 300 Series, dengan biaya pemasangan 1.735 dolar Australia atau sekitar Rp21,6 juta.

Namun, menurut laporan Drive pada September 2026, immobiliser tambahan itu belum tersedia untuk sejumlah model Toyota lama lain yang juga menjadi target pencurian, termasuk HiLux dan RAV4. Toyota Australia menyatakan perangkat immobiliser tambahan yang disetujui pabrikan untuk jajaran model Toyota yang lebih luas masih dalam tahap kajian.

Toyota sebelumnya, pada Januari 2026, menyebut telah menerapkan peningkatan fitur keamanan pada HiLux, LandCruiser, dan Prado baru produksi 2025. Perusahaan tidak merinci perubahan apa saja yang diterapkan dalam proses produksi. Sementara itu, pencurian disebut melibatkan perangkat elektronik kompleks yang dapat mengakses Controller Area Network atau CAN kendaraan Toyota untuk mematikan pelacak bawaan, membuka pintu, dan menghidupkan mesin. Laporan Drive pada Maret 2026 juga menyebut penggunaan perangkat pengganda kunci, sementara Victoria Police mengungkap penyitaan 800 alat semacam itu dari pelaku pencurian mobil yang kerap beraksi.

Meski Toyota menonjol dalam daftar model yang paling banyak dicuri, tren keseluruhan pencurian kendaraan di Victoria menunjukkan penurunan. Drive melaporkan pada September 2026 bahwa jumlah kasus turun 5,2 persen, dengan 26.972 kendaraan dilaporkan dicuri dalam periode satu tahun yang berakhir pada Juni 2026.

Tag: Toyota, Victoria, pencurian mobil, keamanan kendaraan, otomotif Australia