Mercedes-Benz Pangkas Tiga Model Elektrifikasi dari Pasar AS pada 2027
2026-10-03 17:03 WIB · aindari · 👁 454 dibaca

Mercedes-Benz berencana menarik dua mobil listrik dan satu plug-in hybrid dari lini penjualan Amerika Serikat mulai tahun model 2027.
Mercedes-Benz akan mengurangi pilihan kendaraan elektrifikasinya di Amerika Serikat mulai 2027. Perusahaan berencana mengakhiri penjualan tiga model, yakni sedan listrik EQE beserta varian performa tingginya, Mercedes-Maybach EQS 680 SUV, serta Mercedes-AMG S63 E Performance yang menggunakan sistem plug-in hybrid.
Kabar mengenai EQE model tahun 2027 disampaikan juru bicara Mercedes-Benz kepada Car and Driver. Penghentian tersebut mencakup versi standar sedan listrik itu dan varian AMG. Keputusan ini menandai perubahan pada strategi produk Mercedes di pasar AS, terutama ketika lini kendaraan listrik generasi pertamanya mulai memasuki fase pergantian.
Model lain yang akan dihentikan adalah Mercedes-Maybach EQS 680 SUV. SUV listrik kelas atas tersebut dipasarkan dengan harga awal lebih dari 180.000 dolar AS, atau sekitar Rp3,22 miliar. Mercedes-AMG S63 E Performance juga akan keluar dari daftar penjualan AS. Mobil plug-in hybrid berperforma tinggi itu memiliki banderol di atas 180.000 dolar AS.
Meski demikian, Mercedes-Benz EQS sedan dan EQS SUV masih akan tersedia bagi konsumen di AS. Kedua model tersebut berpotensi memperoleh penggantian melalui generasi berikutnya, meski materi yang tersedia belum menyebutkan waktu atau bentuk pembaruannya. Dengan demikian, penghentian sejumlah model tidak berarti seluruh produk elektrifikasi Mercedes ditarik dari pasar AS.
Perubahan ini berlangsung ketika Mercedes mulai mengalihkan pengembangan kendaraan listriknya menuju platform Mercedes Modular Architecture atau MMA. Platform tersebut menjadi basis bagi model yang lebih baru, termasuk sedan CLA dan SUV GLB. Keduanya diposisikan sebagai penerus teknologi yang sebelumnya digunakan pada lini EQ generasi awal.
Mercedes-Benz CLA EV model tahun 2026 tersedia dalam dua konfigurasi. CLA 250+ memakai penggerak roda belakang, sedangkan CLA 350 4MATIC menggunakan sistem penggerak semua roda. Kedua varian dibekali baterai 85 kWh dan diklaim mampu menempuh jarak hingga sekitar 602 kilometer dalam satu kali pengisian.
Di Amerika Serikat, CLA 250+ dijual mulai 47.250 dolar AS atau sekitar Rp845 juta. Sementara itu, harga awal CLA 350 4MATIC mencapai 49.800 dolar AS, setara sekitar Rp890 juta. Model-model listrik terbaru Mercedes juga memakai pendekatan desain yang lebih dekat dengan mobil bermesin pembakaran, antara lain melalui grille besar dan bentuk bodi yang lebih tegas.
Tag: Mercedes-Benz, mobil listrik, pasar Amerika Serikat, EV, plug-in hybrid