Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Olahraga

KOI dan ASTAF Satukan Langkah untuk Memajukan Sepak Takraw Indonesia

2026-10-03 17:08 WIB · aindari · 👁 799 dibaca

Penguatan kerja sama antara KOI, PB PSTI, dan ASTAF diarahkan untuk menjaga prestasi atlet sekaligus membangun ekosistem sepak takraw yang berkelanjutan.

Komite Olimpiade Indonesia (KOI) mempererat hubungan dengan Asian Sepak Takraw Federation (ASTAF) sebagai bagian dari upaya mendorong perkembangan sepak takraw nasional. Pembahasan kerja sama itu berlangsung saat rangkaian pertandingan sepak takraw pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 memasuki tahap akhir.

Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari bertemu dengan Presiden ASTAF Datuk Abdul Halim Kader dalam kesempatan tersebut. Pertemuan itu turut mempertemukan kepentingan National Olympic Committee (NOC) Indonesia, Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI), dan federasi sepak takraw Asia.

Oktohari menilai sepak takraw memiliki posisi penting dalam olahraga Indonesia karena ditopang tradisi serta capaian prestasi yang kuat. Menurut dia, kerja sama dengan ASTAF diperlukan untuk memastikan kemajuan cabang olahraga tersebut berjalan di dua sisi, yakni peningkatan prestasi atlet dan penguatan relasi Indonesia dengan federasi internasional.

Kehadiran KOI di arena pertandingan Asian Games juga disebut sebagai bentuk perhatian terhadap perjuangan atlet Indonesia. Namun, dukungan itu tidak hanya diberikan ketika pertandingan berlangsung. KOI memandang komunikasi dengan federasi nasional dan internasional sebagai bagian dari tanggung jawab untuk menjaga keberlanjutan pembinaan olahraga.

Bagi KOI, pembangunan sepak takraw tidak semata-mata ditujukan untuk meraih hasil dalam satu pertandingan atau satu penyelenggaraan Asian Games. Ekosistem yang berkelanjutan membutuhkan dukungan bagi atlet, penguatan organisasi federasi, serta hubungan internasional yang terus dipelihara. Kerangka tersebut diharapkan membantu perkembangan sepak takraw Indonesia dalam jangka panjang.

Datuk Abdul Halim Kader menyampaikan penghargaan atas dukungan Indonesia terhadap sepak takraw. Ia juga menilai terdapat perubahan positif dalam pengelolaan dan pengembangan cabang olahraga itu di Indonesia. Secara khusus, ia mengapresiasi Ketua Umum PB PSTI Surianto yang dinilai berperan dalam membawa kemajuan serta memperkuat hubungan PB PSTI dengan ASTAF dan komunitas sepak takraw internasional.

Indonesia selanjutnya akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027 di Makassar, Sulawesi Selatan. Turnamen tersebut termasuk agenda penting dalam kalender sepak takraw internasional dan menjadi peluang bagi Indonesia untuk memperkuat pengembangan cabang olahraga itu di tingkat global.

Tag: KOI, ASTAF, sepak takraw, Asian Games 2026, Kejuaraan Dunia 2027