Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Kesehatan

Asap Kiriman Berpotensi Menyelimuti Sultra, Warga Diminta Lindungi Diri

2026-10-04 06:06 WIB · aindari

BMKG memperkirakan paparan asap berkategori sedang masih terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Tenggara dalam tiga hari ke depan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari meminta masyarakat Sulawesi Tenggara meningkatkan perlindungan diri dari paparan asap yang diperkirakan masih menyelimuti sejumlah daerah. Warga disarankan mengenakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, terutama saat kondisi udara memburuk.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Kendari Heri Purnomo mengatakan imbauan tersebut dikeluarkan setelah asap tipis terpantau menutupi langit Sultra selama sepekan terakhir. Pada 3 Oktober 2026, asap di Kendari dan wilayah sekitarnya dilaporkan cukup tebal pada pagi hari. Jarak pandang saat itu turun hingga kurang dari lima kilometer.

Dalam pengamatan selama sepekan, jarak pandang horizontal di beberapa wilayah Sultra umumnya berada pada rentang delapan sampai sembilan kilometer. Pemantauan konsentrasi PM2.5 di Kota Kendari juga menunjukkan kualitas udara berada pada tingkat sedang sejak dini hari hingga sore. Kondisi tersebut cenderung membaik pada sore menjelang malam, tetapi pola serupa diperkirakan kembali terjadi dalam beberapa hari mendatang.

BMKG menilai asap itu terutama berasal dari luar Sulawesi Tenggara. Analisis arah angin yang bergerak dari timur hingga timur laut, serta pengamatan melalui citra satelit Himawari-9, mengarah pada paparan karhutla dari Papua Selatan dan Maluku. Meski demikian, BMKG juga mencatat 105 titik panas di Sultra, dengan konsentrasi terbanyak berada di Kabupaten Bombana.

Wilayah yang berpotensi mengalami asap berkategori sedang meliputi Kota Kendari, Konawe Kepulauan, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Bombana, Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Muna, Muna Barat, Kota Baubau, Buton, Buton Utara, Buton Selatan, Buton Tengah, dan Wakatobi. Perkiraan tersebut berlaku untuk tiga hari ke depan.

Untuk mengurangi dampak paparan, BMKG mengingatkan warga agar memperbanyak minum air putih dan menutup jendela rumah apabila asap mulai terasa pekat. Anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta orang dengan gangguan pernapasan dianjurkan membatasi kegiatan di luar rumah. Pengguna jalan, layanan transportasi laut, dan penerbangan juga perlu lebih waspada karena jarak pandang yang menurun dapat meningkatkan risiko keselamatan.

Informasi terbaru mengenai cuaca dan kondisi atmosfer dapat dipantau melalui kanal resmi Info BMKG Sultra, akun Instagram @bmkgmaritimkendari, aplikasi Info BMKG, serta layanan WhatsApp BMKG Sultra di nomor 0811-4005-929.

Tag: asap kiriman, BMKG, kualitas udara, Sulawesi Tenggara, kesehatan masyarakat