Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Internasional

Bukittinggi dan Palestina Pererat Ikatan Solidaritas Kemanusiaan

2026-10-04 17:12 WIB · aindari · 👁 890 dibaca

Pemkot Bukittinggi bersama Duta Besar Palestina untuk Indonesia menyerukan penguatan dukungan, doa, dan aksi kemanusiaan bagi rakyat Palestina.

Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, memperkuat hubungan solidaritas dengan Palestina melalui kegiatan Tabligh Akbar yang dihadiri Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdulfattah A.K. Al-Sattari. Acara tersebut berlangsung di Masjid Jami’ Aur Kuning pada 4 Oktober 2026 dan menjadi ruang untuk menyatukan doa serta kepedulian terhadap kondisi rakyat Palestina.

Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis mengatakan hubungan persaudaraan antara masyarakat Bukittinggi dan Palestina perlu terus dipelihara melalui dukungan yang nyata. Menurut dia, kepedulian itu merupakan bagian dari komitmen untuk menyuarakan kemanusiaan dan perdamaian, terutama bagi masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit.

Ia menyebut kegiatan tersebut diharapkan mendorong perhatian yang lebih luas terhadap perjuangan rakyat Palestina. Dukungan dari berbagai pihak, kata Ibnu, diharapkan berkontribusi pada terwujudnya kehidupan yang aman, bermartabat, dan terbebas dari penindasan. Ia juga menilai solidaritas terhadap Palestina tidak berhenti sebagai tema kegiatan, melainkan mencerminkan kepedulian masyarakat Bukittinggi terhadap hak-hak kemanusiaan dan ikatan persaudaraan.

Ibnu mengaitkan sikap tersebut dengan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah atau ABS-SBK yang menjadi landasan kehidupan masyarakat Minangkabau. Dalam kerangka itu, dukungan terhadap Palestina dipandang sebagai bentuk penerapan nilai solidaritas sekaligus upaya mempererat hubungan antarmanusia. Ia menambahkan, hubungan Indonesia dan Palestina memiliki sejarah persaudaraan yang kuat sehingga kepedulian perlu dijaga melalui doa, solidaritas, dan tindakan kemanusiaan.

Al-Sattari menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kota Bukittinggi dan masyarakat setempat. Ia mengaku bersyukur dapat hadir dalam kegiatan tersebut serta menggambarkan Bukittinggi sebagai kota yang indah dan memiliki arti penting dalam sejarah Indonesia. Menurut dia, sambutan yang diterima membuatnya merasa berada di tengah masyarakat sendiri, bukan sebagai orang asing.

Dalam kesempatan itu, Al-Sattari menyampaikan bahwa Palestina, terutama Gaza, Tepi Barat, dan Al-Quds, masih memerlukan perhatian serta doa dari masyarakat dunia. Ia mengajak masyarakat Indonesia untuk terus mendoakan rakyat Palestina dan menyampaikan harapan agar pertemuan berikutnya dapat berlangsung di Masjid Al-Aqsa. Kegiatan di Bukittinggi menjadi bagian dari upaya menjaga kepedulian publik Indonesia terhadap kondisi kemanusiaan di Palestina.

Tag: Palestina, Bukittinggi, solidaritas kemanusiaan, Indonesia, Al-Aqsa