Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Umum

Petir dan Badai Dapat Memicu Padamnya Listrik, Ini Mekanismenya

2026-10-05 06:08 WIB · aindari · 👁 555 dibaca

Pemadaman saat hujan berpetir dapat terjadi karena lonjakan energi, gangguan fisik, atau kerja perangkat pengaman jaringan.

Listrik yang tiba-tiba mati ketika hujan deras disertai petir tidak selalu menandakan kerusakan besar pada jaringan. Dalam sejumlah kejadian, aliran hanya terputus selama beberapa detik sebelum kembali normal. Namun, pemadaman bisa berlangsung lebih lama apabila sambaran atau dampak badai merusak saluran, gardu, transformator, maupun perangkat distribusi lainnya.

Petir merupakan pelepasan muatan listrik dalam waktu sangat singkat dengan energi yang besar. Jika sambaran mengenai jaringan listrik secara langsung atau terjadi di dekat saluran, arus dan tegangan pada sistem dapat melonjak. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu jaringan transmisi dan distribusi yang menyalurkan listrik hingga ke rumah-rumah.

Jaringan kelistrikan memiliki perangkat yang dirancang untuk merespons keadaan tidak normal. Relay, pemutus sirkuit, dan sekring dapat mendeteksi gangguan lalu memisahkan bagian jaringan yang terdampak. Tindakan ini bertujuan membatasi penyebaran masalah, melindungi peralatan lain, serta mengurangi risiko terhadap keselamatan manusia.

Karena itu, listrik yang padam sesaat setelah petir bisa menjadi tanda bahwa sistem perlindungan sedang bekerja. Penjelasan Departemen Energi Amerika Serikat menyebut sambaran pada saluran transmisi dapat memicu gangguan, kemudian perangkat proteksi mengisolasi bagian tersebut. Prosesnya berlangsung cepat, meskipun dapat menimbulkan perubahan tegangan atau frekuensi. Dampaknya di rumah dapat terlihat dari lampu yang berkedip atau listrik yang mati singkat lalu menyala kembali.

Pemadaman juga tidak selalu disebabkan oleh sambaran langsung ke kabel. Badai biasanya membawa angin kencang dan curah hujan tinggi yang dapat merusak infrastruktur listrik. Pohon atau dahan yang roboh bisa menimpa kabel dan tiang, sehingga jaringan mengalami gangguan fisik. Perangkat pengaman kemudian dapat memutus aliran untuk mencegah kerusakan serta bahaya yang lebih besar.

Dengan demikian, hubungan antara petir dan padamnya listrik dapat berlangsung melalui beberapa jalur. Sambaran bisa menimbulkan lonjakan pada sistem, sedangkan angin atau pohon tumbang dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan. Durasi gangguan bergantung pada jenis masalah yang terjadi: pemutusan otomatis dapat segera pulih, sementara kerusakan pada saluran atau peralatan distribusi dapat membuat pemadaman berlangsung lebih lama.

Tag: petir, pemadaman listrik, jaringan listrik, sistem proteksi, badai