Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Internasional

Parlemen Eropa Belum Sepakati Dana Khusus untuk Pemulihan Gaza

2026-10-05 22:02 WIB · aindari · 👁 370 dibaca

EPP menolak usulan penyediaan 15 miliar euro bagi rekonstruksi Gaza karena menilai rencana pemulihan wilayah itu belum cukup jelas.

Partai Rakyat Eropa (EPP), kelompok politik terbesar di Parlemen Eropa, menentang usulan untuk memasukkan dana khusus senilai 15 miliar euro atau sekitar Rp302,5 triliun bagi pembangunan kembali Jalur Gaza dalam anggaran Uni Eropa untuk tujuh tahun mendatang. Penolakan itu dilaporkan Politico berdasarkan informasi dari proses perundingan di parlemen.

EPP merupakan kelompok politik berhaluan kanan dan berada dalam keluarga politik yang mendukung Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen. Sikap tersebut muncul meskipun von der Leyen beberapa kali menyebut Uni Eropa sebagai donor internasional terbesar bagi bantuan untuk warga Palestina. Ia juga sebelumnya menyoroti beratnya keadaan kemanusiaan di Gaza serta menyatakan keinginan Uni Eropa untuk ikut dalam pemulihan wilayah tersebut.

Usulan pendanaan itu diajukan oleh Greens, kelompok yang menghimpun partai-partai hijau dan prolingkungan di Parlemen Eropa. Namun, EPP menolak amandemen tersebut. Seorang anggota parlemen yang mengetahui pembahasan mengatakan EPP berpandangan bahwa penetapan dana dalam jumlah tertentu belum tepat sebelum tersedia rancangan rekonstruksi yang lebih terperinci.

Sikap antar-kelompok politik belum seragam. Kelompok Sosialis dan Demokrat (S&D), yang menaungi sejumlah partai berhaluan kiri, mendukung penyediaan dana untuk rekonstruksi Gaza. Dukungan serupa juga datang dari sebagian anggota Renew, kelompok politik liberal di parlemen.

Robert Biedron, anggota Parlemen Eropa dari S&D, menyampaikan harapan agar para pihak dapat mencapai kesepakatan yang menjaga peran Uni Eropa dalam proses pemulihan Gaza. Ia menginginkan keterlibatan Eropa yang substansial, meski rincian bentuk dan besaran kontribusinya masih menjadi bahan perundingan.

Parlemen Eropa dijadwalkan menetapkan posisi bersama pada Kamis mengenai dana Global Europe. Instrumen tersebut bernilai 200 miliar euro dan dirancang untuk membiayai bantuan eksternal Uni Eropa selama periode anggaran tujuh tahun berikutnya. Perdebatan mengenai Gaza menjadi bagian dari pembahasan alokasi dan prioritas bantuan tersebut.

Menurut laporan Politico, rancangan akhir yang akan dibahas kemungkinan tidak memuat janji pengalokasian nominal tertentu untuk Gaza. Dengan demikian, peluang dukungan Uni Eropa terhadap rekonstruksi masih terbuka, tetapi besaran dana dan mekanisme pelaksanaannya belum dipastikan dalam posisi bersama parlemen.

Tag: Gaza, Uni Eropa, Parlemen Eropa, EPP, rekonstruksi