Dari Penertiban Petasan hingga Target Obesitas, Lima Isu Mewarnai Jakarta
2026-10-06 06:12 WIB · aindari · 👁 719 dibaca

Sejumlah perkembangan di Jakarta mencakup penyelidikan petasan saat Maulid Nabi, penguatan usaha koperasi, imbauan perayaan kemenangan Timnas, dan sasaran penurunan obesitas.
Kepolisian bersama pihak kelurahan menindaklanjuti penggunaan petasan selama sekitar satu jam dalam kegiatan Maulid Nabi di Jalan Keramat 2, Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Peristiwa yang berlangsung pada Sabtu malam, 3 Oktober, itu menjadi perhatian karena suara dan aktivitas petasan disebut memicu kericuhan hingga larut malam. Polisi menyatakan pihak-pihak terkait telah dipanggil ke kantor kelurahan untuk dimintai keterangan.
Menanggapi kejadian tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta para wali kota membatasi penggunaan petasan maupun kembang api, khususnya pada malam hari di kawasan permukiman. Ia menyebut peristiwa di Jakarta Selatan itu berlangsung hingga sekitar pukul 00.30 dan baru diketahuinya beberapa jam kemudian. Pemerintah Provinsi DKI diminta ikut mengambil langkah agar kegiatan serupa tidak mengganggu warga.
Di sektor ekonomi warga, Koperasi Kelurahan Merah Putih Melawai, Jakarta Selatan, mengembangkan perdagangan eceran untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Usaha tersebut mencakup penjualan sembako dan gas LPG. Kepala KKMP Melawai Paiman menyampaikan bahwa kegiatan perdagangan itu diharapkan memenuhi kebutuhan warga sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi para anggota koperasi.
Polda Metro Jaya juga mengingatkan suporter agar merayakan kemenangan Tim Nasional Indonesia dalam laga final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan tertib. Indonesia mengalahkan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, pada Senin malam. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan apresiasi atas dukungan suporter yang berlangsung tertib dan meminta masyarakat menjaga keselamatan, keamanan, serta menghormati warga lain.
Dinas Kesehatan DKI Jakarta menetapkan sasaran penurunan angka obesitas menjadi sekitar 27-28 persen pada 2028. Angka tersebut dibandingkan dengan tingkat obesitas yang tercatat sebesar 31,8 persen pada 2023. Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular dan Penyakit Tidak Menular Dinkes DKI Jakarta Arif Syaiful Haq menyampaikan target itu dalam seminar “Agent of Change” di Jakarta.
Rangkaian isu tersebut memperlihatkan perhatian pemerintah dan aparat terhadap ketertiban lingkungan, aktivitas ekonomi masyarakat, keamanan perayaan olahraga, serta kesehatan publik. Penanganan petasan masih berjalan melalui koordinasi kepolisian dan kelurahan, sementara pembatasan penggunaan kembang api menjadi arahan bagi pemerintah wilayah.
Tag: DKI Jakarta, petasan, Timnas Indonesia, koperasi, obesitas