Axelo Nababan Hadapi Tantangan Air Danau Toba dalam Debut Film Musikal
2026-10-08 06:03 WIB · aindari · 👁 334 dibaca

Penyanyi Axelo Nababan menjalani pengalaman akting pertamanya melalui film musikal Batak "Pulang Kampung" yang dijadwalkan tayang pada 26 November 2026.
Axelo Nababan memulai debut layar lebarnya dengan memerankan Daniel dalam "Pulang Kampung", film fiksi musikal yang disebut sebagai karya musikal Batak pertama. Film tersebut ditulis dan disutradarai Bene Dion Rajagukguk bersama Kristo Immanuel, serta akan hadir di bioskop Indonesia mulai 26 November 2026.
Salah satu pengalaman paling menegangkan bagi Axelo terjadi ketika ia harus mendayung sampan di tengah Danau Toba. Adegan itu tidak dibuat menggunakan latar pengganti karena proses pengambilan gambarnya berlangsung langsung di perairan danau. Riak air membuat sampan beberapa kali bergoyang, sementara Axelo harus tetap terlihat tenang di hadapan Vanessa Simorangkir, pemeran Uli.
Vanessa merupakan penyanyi yang menjadi lawan main Axelo dalam film tersebut. Keduanya terpaut usia tiga tahun sehingga perlu membangun interaksi yang tampak sebaya di depan kamera. Untuk membantu mencairkan hubungan mereka, Bene melarang Axelo menyapa Vanessa dengan panggilan “kakak” dan menetapkan denda Rp100 ribu setiap kali aturan itu dilanggar. Axelo mengakui masih beberapa kali keliru menyebut panggilan tersebut, tetapi denda itu tidak benar-benar ditagihkan.
Keamanan juga disiapkan selama adegan di danau. Tim produksi menempatkan personel SAR sekitar 20 meter dari posisi kedua pemain dan menambahkan perlengkapan pengaman pada sampan. Meski demikian, pengalaman pertama mengayuh perahu di perairan Danau Toba tetap membuat Axelo tegang. Ia berusaha mengendalikan rasa gugup agar Vanessa tidak ikut panik ketika sampan bergerak mengikuti gelombang kecil.
Selain akting, Axelo harus menyatukan kemampuan vokal, koreografi, dan chemistry antara Daniel serta Uli. Lagu “Jamila” menjadi tantangan tersendiri karena gaya musiknya berada di luar genre yang biasa ia bawakan. Penata musik Viky Sianipar kemudian mengolah sejumlah lagu Batak dengan aransemen yang menyesuaikan tenaga para pemain dan kebutuhan koreografi.
Cuplikan film yang dirilis Imajinari memperkenalkan empat lagu, yakni “Jamila”, “Pulo Samosir”, “Tor-tor Hon Ma”, dan “Tirismo Lae Bangkuang”. Sebelum produksi, proyek ini melewati persiapan sekitar enam bulan yang mencakup pembacaan naskah, latihan menyanyi, pelatihan koreografi, serta rekaman lagu.
Pengambilan gambar berlangsung di sejumlah lokasi di kawasan Danau Toba dan Pulau Samosir. Tim juga menjalani perjalanan menyusuri tempat-tempat ikonik di Sumatera Utara sebelum melanjutkan produksi di Jakarta. Rangkaian lokasi tersebut menjadi bagian dari latar perjalanan dalam "Pulang Kampung".
Tag: Axelo Nababan, Pulang Kampung, film musikal, Danau Toba, Viky Sianipar