ITK Didorong Perkuat Riset dan Inovasi untuk Mendukung Pembangunan IKN
2026-10-08 17:08 WIB · aindari · 👁 479 dibaca

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud meminta Institut Teknologi Kalimantan memperbesar kontribusinya melalui pendidikan, riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menilai Institut Teknologi Kalimantan (ITK) memiliki posisi penting dalam mendukung pembangunan daerah di tengah perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN). Perguruan tinggi tersebut diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi akademik, tetapi juga ikut menyiapkan pengetahuan, teknologi, dan sumber daya manusia untuk menghadapi perubahan besar di Kalimantan Timur.
Pernyataan itu disampaikan Rudy saat menghadiri Sidang Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-12 ITK di Auditorium ITK, Balikpapan, Kamis. Menurut dia, kehadiran IKN memperluas kesempatan bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Rudy mengapresiasi perjalanan ITK selama 12 tahun. Ia berharap capaian tersebut menjadi dasar untuk memperbesar peran kampus dalam pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengembangan kompetensi masyarakat. Arah pengembangan itu, kata dia, perlu memperhatikan karakter wilayah Kalimantan, termasuk kondisi topografi, lingkungan, dan iklimnya.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan pendidikan dan riset di ITK perlu menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan langsung. Penguatan teori dan kemampuan akademik harus berjalan bersama penciptaan teknologi serta pemecahan masalah yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan pendekatan tersebut, kampus dapat memberi kontribusi yang lebih relevan terhadap pembangunan daerah dan agenda pembangunan IKN.
Dalam kesempatan yang sama, Rudy mengajak pemerintah, perguruan tinggi, dan mahasiswa bekerja bersama dalam menjalankan kebijakan peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah melalui program Gratispol. Pemerintah berperan menyiapkan kebijakan dan dukungan, sedangkan perguruan tinggi bertanggung jawab menjaga mutu pendidikan. Para mahasiswa diminta menggunakan kesempatan tersebut secara serius.
Rudy menyebut Gratispol sebagai investasi jangka panjang untuk membentuk generasi muda Kalimantan Timur yang berkualitas, kompeten, mandiri, dan memiliki daya saing. Keberhasilan program itu dinilai membutuhkan pengawalan bersama agar dukungan pemerintah dan pelaksanaan pendidikan di perguruan tinggi menghasilkan manfaat yang optimal.
Rangkaian Dies Natalis ke-12 ITK juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang menyampaikan orasi ilmiah. Rudy menyampaikan apresiasi atas kehadiran AHY dan berharap gagasan dalam orasi tersebut dapat memberi inspirasi bagi sivitas ITK sekaligus memperkuat kerja sama pembangunan di Kalimantan Timur.
Tag: Pendidikan, ITK, IKN, Riset dan inovasi, Gratispol