Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Internasional

Ukraina Laporkan Puluhan Korban dalam Serangan terhadap Bus di Kramatorsk

2026-10-09 00:01 WIB · aindari · 👁 476 dibaca

Pemerintah Ukraina menyatakan sedikitnya 30 orang tewas dan 18 lainnya terluka setelah bus penumpang di Kramatorsk diserang, sementara Rusia belum menanggapi tuduhan tersebut.

Pemerintah Ukraina melaporkan serangan terhadap sebuah bus penumpang di Kramatorsk, wilayah Donetsk, menewaskan sedikitnya 30 orang. Sebanyak 18 orang lainnya disebut mengalami luka-luka. Informasi itu disampaikan pada Kamis oleh Gubernur Donetsk Vadym Filashkin melalui Telegram.

Keterangan mengenai jumlah korban berubah setelah laporan awal menyebut 12 orang meninggal dan 14 lainnya terluka. Filashkin kemudian memperbarui data tersebut sekaligus menuduh pasukan Rusia sengaja menjadikan warga sipil sebagai sasaran. Ia juga memerintahkan penangguhan layanan transportasi umum di Kramatorsk dan Sloviansk karena kondisi keamanan dinilai memburuk secara tajam.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan serangan di Kramatorsk menghantam halte transportasi umum menggunakan bom udara. Ia menyebut serangan Rusia pada hari itu menyebabkan kerusakan di 10 wilayah. Zelenskyy kembali meminta negara-negara mitra mempercepat pengiriman sistem pertahanan, amunisi, serta rudal pencegat, yang menurutnya berperan penting dalam melindungi warga dari serangan udara dan rudal balistik.

Laporan dari Kramatorsk muncul sehari setelah serangan rudal di Pryluky, Provinsi Chernihiv, yang juga menimbulkan banyak korban. Gubernur Chernihiv Vyacheslav Chaus menyatakan jumlah korban meninggal mencapai 22 orang, termasuk lima anak-anak. Serangan yang berlangsung pada Rabu sore itu turut melukai 50 orang. Zelenskyy menyebut proses penyelamatan korban di Pryluky telah selesai.

Angkatan Udara Ukraina secara terpisah mengklaim telah menjatuhkan 126 dari 142 drone serbu yang diluncurkan Rusia. Moskow belum memberikan tanggapan terhadap klaim Ukraina mengenai serangan di Kramatorsk maupun jumlah korban yang dilaporkan.

Di sisi lain, Wali Kota Moskow Vitali Klitschko menyatakan tiga orang tewas dan 14 lainnya terluka dalam serangan Rusia. Delapan korban luka, menurut keterangannya, harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Intensitas saling serang antara Rusia dan Ukraina meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Sasaran yang dilaporkan mencakup pusat logistik, pelabuhan, dan fasilitas energi. Kedua pihak membantah sengaja menyerang infrastruktur sipil dan menyatakan operasi mereka ditujukan pada target militer atau fasilitas yang berkaitan dengan aktivitas militer. Dampak serangan terhadap transportasi dan infrastruktur sipil berpotensi memperburuk risiko keamanan serta sentimen di wilayah terdampak.

Tag: Ukraina, Rusia, Kramatorsk, Serangan udara, Konflik