Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Pendidikan

Jawa Barat Luncurkan Empat Skema Bantuan Pendidikan untuk Gratiskan SPP Sekolah Swasta

2026-10-09 06:00 WIB · aindari · 👁 776 dibaca

Pemprov Jabar memperkenalkan Program Jabar Sakola yang membebaskan biaya SPP sekolah swasta dan membiayai kebutuhan personal siswa kurang mampu demi menekan angka putus sekolah.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menghadirkan kebijakan baru di sektor pendidikan bernama Program Jabar Sakola (PJS). Inisiatif ini dirancang untuk menghapus beban biaya SPP di sekolah swasta sekaligus menanggung kebutuhan personal siswa dari keluarga tidak mampu. Tujuan utamanya adalah memastikan tidak ada lagi anak di Jawa Barat yang putus sekolah karena persoalan finansial.

Program ini menyasar jenjang SMA, SMK, dan SLB dengan empat skema bantuan. Pertama, PJS Personal memberikan bantuan kebutuhan pribadi seperti seragam, buku, dan ongkos transportasi kepada siswa dari keluarga rentan kategori Desil 1 yang belum menerima bantuan PKH maupun PIP. Kedua, PJS Operasional membebaskan atau meringankan SPP tahunan bagi siswa kelas 11 dan 12 di SMA/SMK swasta kategori Desil 1 dan 2, serta seluruh siswa SLB swasta tanpa memandang kategori ekonomi.

Skema ketiga adalah PJS Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK), yang menyediakan bantuan Dana Sumbangan Pendidikan dan subsidi SPP bulanan bagi siswa SMA/SMK swasta yang bermitra dengan Pemprov Jabar sejak proses penerimaan peserta didik baru. Keempat, PJS Mitra Industri menawarkan beasiswa penuh selama tiga tahun di SMK Mitra Industri Bekasi agar lulusannya langsung siap diserap dunia kerja.

Kepala UPTD Tikomdik Disdik Jabar, Mohammad Ibrahim, menerangkan bahwa program ini disusun secara presisi dengan mencocokkan data calon penerima terhadap Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Langkah ini ditempuh agar bantuan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan program pemerintah pusat seperti PIP atau PKH. Ibrahim berharap seluruh pihak terkait dapat menjalankan kebijakan gubernur ini sebaik mungkin sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan siswa yang membutuhkan.

Untuk menjamin akurasi penyaluran, Kepala Bidang PSMA Disdik Jabar, Ai Nurhasan, menyatakan bahwa Kantor Cabang Dinas di 13 wilayah Jawa Barat diperintahkan melakukan verifikasi langsung ke lapangan. Petugas cabang dinas akan mengecek kondisi faktual calon penerima manfaat guna memastikan bantuan hanya diterima warga yang benar-benar berhak.

Tahap sosialisasi program ini telah digelar di kantor Dinas Pendidikan Jabar di Kota Bandung pada Kamis, 1 Oktober, dengan mengundang perwakilan dari seluruh Kantor Cabang Dinas Wilayah I hingga XIII. Melalui keempat skema bantuan tersebut, Pemprov Jabar menegaskan komitmennya menghilangkan hambatan biaya yang selama ini menjadi penyebab utama anak-anak di provinsi tersebut tidak dapat melanjutkan pendidikan.

Tag: Program Jabar Sakola, SPP gratis sekolah swasta, pendidikan Jawa Barat, beasiswa siswa kurang mampu, putus sekolah