Jakpro Siapkan Transformasi Bisnis untuk Mendukung Jakarta sebagai Kota Global
2026-10-09 06:06 WIB · aindari · 👁 869 dibaca

PT Jakarta Propertindo membenahi sumber daya manusia, manajemen, dan tata kelola untuk memperkuat perannya dalam pembangunan Jakarta.
PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menyiapkan transformasi internal untuk memperkuat posisi sebagai pengembang induk kota atau city master developer. Langkah ini diarahkan untuk membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendorong peningkatan posisi Jakarta sebagai kota global hingga masuk peringkat 20. Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin menyampaikan hal tersebut dalam diskusi “Ngobrolin Jakarta (Ngojak)” yang diselenggarakan Lintas Generasi (Liga) Pro Jakarta di Gedung Gondangdia Lama, Jakarta, Kamis.
Menurut Iwan, target tersebut memerlukan kesiapan perusahaan dari berbagai sisi. Jakpro akan membenahi kualitas sumber daya manusia, sistem pengelolaan, serta tata kelola perusahaan. Restrukturisasi juga disiapkan melalui rencana kerja jangka pendek, menengah, dan panjang agar kegiatan usaha berjalan lebih profesional, fleksibel, cepat beradaptasi, dan tetap terarah pada bisnis inti perusahaan.
Selain memperkuat kapasitas internal, Jakpro menyatakan kesiapan mendukung penataan kabel udara yang selama ini mengganggu kerapian sejumlah kawasan Jakarta. Perusahaan berencana berperan dalam pemindahan jaringan tersebut ke bawah tanah melalui fasilitas Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT). Jakpro menyebut pengalaman sebelumnya menjadi bekal untuk membantu target penataan yang didorong Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung agar dapat diselesaikan dalam lima tahun ke depan.
Jakpro telah mengkaji kebutuhan jaringan utilitas di seluruh wilayah Jakarta. Kajian itu mencakup pemetaan ruas dan kawasan yang perlu ditangani lebih dahulu. Penentuan prioritas tersebut diharapkan membuat proses penataan berlangsung lebih cepat dan bertahap, sekaligus mendukung peningkatan estetika kota.
Dalam pengembangan proyek dan bisnis, perusahaan juga menyatakan akan memperhitungkan keberadaan kampung serta permukiman di berbagai wilayah Jakarta. Setiap kegiatan yang memengaruhi kawasan tersebut akan mempertimbangkan kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan. Jakpro berharap proyeknya tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi turut menghasilkan manfaat yang lebih luas bagi warga dan lingkungan sekitar.
Akademisi Universitas Negeri Jakarta Hadi Nasbey menilai Jakpro dan anak usahanya telah memberi kontribusi terhadap pembangunan serta citra Jakarta. Ia menyoroti sejumlah proyek, antara lain LRT Jakarta, revitalisasi Taman Ismail Marzuki, dan Jakarta International Stadium. Presidium Liga Pro Jakarta Rio A Putra juga mengapresiasi keterbukaan Iwan dalam menerima masukan aktivis. Menurut Rio, dialog tersebut penting untuk memperkuat upaya menjadikan Jakarta kota global.
Tag: Jakpro, Jakarta kota global, city master developer, SJUT, pembangunan Jakarta