Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Internasional

Lonjakan Wisata Domestik China: 826 Juta Perjalanan Tercatat Selama Libur Hari Nasional

2026-10-10 17:02 WIB · aindari · 👁 486 dibaca

Periode libur tujuh hari Hari Nasional China menghasilkan ratusan juta perjalanan wisata domestik dengan perputaran ekonomi mencapai ratusan miliar yuan.

Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata China mengumumkan bahwa libur Hari Nasional selama tujuh hari menghasilkan 826 juta perjalanan wisata domestik. Total perputaran ekonomi dari aktivitas wisata tersebut mencapai 738,38 miliar yuan atau setara sekitar Rp1.973,87 triliun. Angka ini menunjukkan geliat sektor pariwisata dalam negeri China yang terus menguat.

Jika dihitung berdasarkan rata-rata harian, volume perjalanan domestik mengalami kenaikan 6,3 persen dibandingkan periode libur gabungan Hari Nasional dan Festival Pertengahan Musim Gugur yang berlangsung delapan hari pada 2025. Belanja wisatawan juga tumbuh 4,3 persen pada periode yang sama, menandakan peningkatan daya beli dan antusiasme masyarakat untuk berlibur.

Aktivitas budaya menjadi salah satu daya tarik utama selama masa liburan. Sebanyak 180 pertunjukan berskala besar diselenggarakan di berbagai penjuru China, terdiri dari 125 konser dan 55 festival musik. Selain itu, sektor pariwisata semakin dipadukan dengan perdagangan, olahraga, dan inovasi digital untuk menghadirkan pengalaman baru bagi wisatawan sekaligus mendorong konsumsi.

Fenomena menarik lainnya adalah tingginya minat terhadap wisata bertema revolusi. Sekitar 40 persen wisatawan mengunjungi situs-situs bersejarah revolusi atau mengikuti kegiatan patriotik seperti upacara pengibaran bendera dan pertunjukan bertema kebangsaan. Tren ini memiliki makna khusus tahun ini karena bertepatan dengan peringatan 90 tahun kemenangan Mars Panjang (Long March, 1934-1936), perjalanan bersejarah yang menjadi fondasi kemenangan revolusi China.

Presiden Akademi Pariwisata China, Dai Bin, menilai tingginya kunjungan ke situs-situs revolusi mencerminkan kedekatan emosional masyarakat dengan sejarah perjuangan bangsa mereka. Menurut Dai, para wisatawan tidak sekadar ingin menyaksikan peninggalan sejarah, tetapi juga mencari inspirasi mendalam dari warisan revolusioner yang relevan dengan kehidupan mereka di masa kini.

Pemerintah turut berperan aktif mendorong konsumsi pariwisata melalui berbagai kebijakan. Dalam kampanye konsumsi budaya dan pariwisata nasional yang berlangsung sejak akhir September hingga Oktober, pemerintah daerah di seluruh China menyelenggarakan beragam kegiatan promosi dan menyalurkan subsidi konsumsi senilai lebih dari 310 juta yuan. Langkah ini bertujuan memperluas pilihan liburan sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman perjalanan bagi masyarakat.

Secara keseluruhan, capaian libur Hari Nasional ini menegaskan bahwa pariwisata domestik tetap menjadi motor penggerak konsumsi di China, didukung oleh perpaduan atraksi budaya, semangat patriotik, serta kebijakan stimulus dari pemerintah.

Tag: China, pariwisata domestik, Hari Nasional China, wisata revolusi, konsumsi pariwisata