Avenged Sevenfold Hidupkan Nostalgia Deathbat Indonesia di JIS
2026-10-11 06:06 WIB · aindari · 👁 892 dibaca

Avenged Sevenfold menghadirkan konser penuh energi di Jakarta dengan lagu-lagu lintas era, penghormatan untuk The Rev, dan pertunjukan kembang api.
Avenged Sevenfold kembali menyapa penggemarnya di Jakarta melalui konser “Avenged Sevenfold Live in Indonesia” di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu malam, 10 Oktober 2026. Band heavy metal asal Amerika Serikat itu tampil enerjik dan mengajak penonton mengenang sejumlah lagu yang menandai perjalanan panjang mereka.
Matt Shadows, Synyster Gates, Zacky Vengeance, Johnny Christ, dan Brooks Wackerman membuka pertunjukan dengan “Nightmare”. Sejak lagu pertama, penonton di JIS merespons dengan sorakan dan nyanyian. Shadows juga mengajak audiens berdiri serta berteriak bersama, sehingga suasana konser semakin meriah.
Daftar lagu kemudian berlanjut dengan sejumlah karya populer, antara lain “Afterlife”, “Shepherd of Fire”, dan “Buried Alive”. Band tersebut juga membawakan “M.I.A.”, “Gunslinger”, “Hail to the King”, “Bat Country”, serta “Unholy Confessions”. Rangkaian lagu itu memperlihatkan materi dari berbagai fase karier Avenged Sevenfold.
Salah satu bagian penting konser hadir ketika Shadows mempersembahkan “So Far Away” untuk James “The Rev” Owen Sullivan. Lagu dari album “Nightmare” itu dibawakan sebagai penghormatan kepada mantan drummer Avenged Sevenfold yang telah meninggal dunia. Momen tersebut memberi nuansa emosional di tengah pertunjukan yang didominasi musik keras dan penampilan panggung penuh tenaga.
Nostalgia semakin kuat saat “A Little Piece of Heaven” dan “Dear God” dimainkan. “Dear God”, yang dirilis melalui album “Avenged Sevenfold” pada 2007, menjadi lagu yang lekat dengan ingatan para Deathbat Indonesia, sebutan bagi penggemar Avenged Sevenfold. Bagi sebagian penggemar, lagu itu mengingatkan pada masa ketika mereka mendengarkannya melalui komputer di bilik-bilik warung internet.
Pertunjukan ditutup dengan “Cosmic”. Beberapa kali, kembang api diluncurkan dari area panggung dan menambah kemeriahan konser. Setelah penampilan berakhir, Shadows menyampaikan apresiasi kepada penonton Jakarta atas sambutan yang diberikan malam itu.
Konser tersebut menambah daftar kunjungan Avenged Sevenfold ke Indonesia. Mereka pertama kali tampil di Tanah Air pada 2007, lalu kembali pada 2008, 2015, dan 2024. Penampilan terakhir sebelum konser di JIS berlangsung di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta.
Tag: Avenged Sevenfold, konser musik, Jakarta International Stadium, Deathbat Indonesia, hiburan