PLN Siagakan Cadangan Daya 112 MW untuk MotoGP Mandalika 2026
2026-10-11 17:08 WIB · aindari · 👁 662 dibaca

PLN memastikan kesiapan pembangkit, personel, dan perangkat cadangan listrik menjelang balapan utama MotoGP Mandalika 2026.
PLN memperkuat pengamanan kelistrikan menjelang balapan utama MotoGP Mandalika 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (11/10). Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary Marimbo meninjau fasilitas kelistrikan di area Sirkuit Mandalika dan PLTS Sengkol, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, untuk memastikan seluruh sistem serta petugas siaga siap menjalankan tugas.
Pengecekan tersebut menjadi bagian dari persiapan berkala yang kini memasuki tahap penting karena balapan utama merupakan puncak rangkaian kegiatan. PLN menyatakan kesiapan pembangkitan dan kesinambungan listrik untuk fasilitas pendukung menjadi prioritas selama ajang balap motor internasional itu berlangsung. Dukungan tersebut diperlukan agar aktivitas pembalap, penyelenggara, dan penonton dapat berjalan tanpa gangguan kelistrikan.
Pada sistem Lombok, kemampuan pembangkit untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan operasional fasilitas MotoGP tercatat 436 megawatt (MW). Adapun beban puncaknya berada di level 324 MW. Dengan selisih 112 MW, sistem tersebut memiliki cadangan daya untuk menopang kebutuhan selama penyelenggaraan balapan.
Pengamanan berlapis juga disiapkan di kawasan sirkuit. PLN menempatkan genset siaga dengan kapasitas gabungan 4.150 kilovolt ampere (kVA). Pada sesi kualifikasi dan sprint race, Sabtu (10/10), konsumsi listrik tertinggi di area tersebut mencapai 2.930 kVA. Angka itu lebih tinggi dibandingkan beban puncak pada periode yang sama tahun sebelumnya, yakni 2.815 kVA, namun PLN menyebut pasokan masih berada dalam kondisi aman.
Pemantauan dari Control Room Kelistrikan menunjukkan pembangkit dan suplai listrik di sirkuit tetap normal sepanjang sesi kualifikasi serta sprint race. Untuk mengantisipasi kebutuhan operasional, PLN turut menyiagakan 19 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 13 Unit Gardu Bergerak (UGB), dan genset berkapasitas total 4 MW. Tiga titik inlet UGB juga tersedia dengan kapasitas masing-masing 250 kVA, 400 kVA, dan 630 kVA, atau 1.280 kVA secara keseluruhan.
Kesiapan tersebut diarahkan untuk memungkinkan pemindahan perangkat pendukung sesuai kebutuhan di lapangan. PLN menilai keandalan listrik tidak hanya menunjang kelancaran MotoGP Mandalika 2026, tetapi juga mendukung pengembangan pariwisata olahraga. Melalui pengamanan infrastruktur dan pasokan, ajang ini diharapkan memperkuat peran Indonesia sebagai tuan rumah kompetisi olahraga internasional.
Tag: MotoGP Mandalika, PLN, kelistrikan, Lombok, sport tourism