Pengadaan Beras BULOG Tembus 4,13 Juta Ton, Jawa Timur Jadi Penopang Utama
2026-10-12 17:03 WIB · aindari · 👁 704 dibaca

BULOG melampaui target nasional pengadaan gabah dan beras hingga 11 Oktober 2026, dengan Jawa Timur menyumbang 23,7 persen dari total realisasi.
Perum BULOG mencatat pengadaan gabah dan beras dalam negeri sebesar 4.131.492 ton setara beras hingga 11 Oktober 2026. Jumlah tersebut mencapai 103,29 persen dari target nasional yang ditetapkan sebesar 4 juta ton. Realisasi ini menjadi capaian pengadaan tertinggi sepanjang sejarah BULOG sekaligus menandai terpenuhinya target nasional lebih awal.
Pencapaian tersebut diperingati melalui kegiatan tasyakuran di Sentra Pengolahan Beras BULOG, Kompleks Pergudangan Banjar Kemantren, Surabaya, Jawa Timur, pada Senin, 12 Oktober 2026. Acara itu dihadiri Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., Direktur Pemasaran Rahmanto Amin Jatmiko, pimpinan BULOG wilayah Jawa Timur, jajaran manajemen, akademisi, serta sejumlah unsur masyarakat.
Jawa Timur menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam capaian nasional tersebut. Hingga tanggal yang sama, BULOG Kantor Wilayah Jawa Timur merealisasikan pengadaan gabah dan beras sebanyak 979.817 ton. Angka itu setara dengan 110,85 persen dari target wilayah sebesar 883.912 ton dan berkontribusi 23,7 persen terhadap total pengadaan nasional.
BULOG menyatakan penyerapan produksi dalam negeri tersebut memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Pelaksanaan pengadaan itu merupakan bagian dari Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2026 mengenai pengadaan dan pengelolaan gabah atau beras dalam negeri serta penyaluran CBP untuk periode 2026–2029. Capaian ini juga ditempatkan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan mempercepat swasembada pangan nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Direktur Utama BULOG menyebut keberhasilan itu merupakan hasil kerja bersama, bukan capaian satu pihak. Petani, pemerintah pusat dan daerah, aparat kewilayahan, mitra penggilingan, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, serta berbagai kementerian dan lembaga terlibat dalam mendukung penyerapan hasil panen. Sinergi TNI dan Polri melalui Tim Jemput Pangan juga disebut membantu pelaksanaan pengadaan hingga ke sentra-sentra produksi.
Pemilihan Jawa Timur sebagai lokasi tasyakuran dinilai mencerminkan besarnya peran wilayah tersebut dalam pengadaan nasional. Kegiatan di fasilitas pengolahan dan pergudangan BULOG itu sekaligus menyoroti pentingnya penguatan rantai pangan dari produksi hingga penyimpanan, termasuk pengolahan, pengelolaan mutu, dan pemeliharaan stok beras. BULOG juga memberikan penghargaan kepada petani serta seluruh jajaran internal, dari kantor pusat hingga unit operasional, atas kontribusi mereka dalam mencapai rekor pengadaan tersebut.
Tag: BULOG, pengadaan beras, Jawa Timur, Cadangan Beras Pemerintah, ketahanan pangan