Polisi Periksa Delapan Orang Usai Penggerebekan MP Club Pekanbaru
2026-10-13 06:04 WIB · aindari · 👁 454 dibaca

Dari 68 orang yang diamankan, 63 dinyatakan positif mengandung amfetamin atau metamfetamin, sementara polisi menelusuri dugaan peredaran narkotika di lokasi.
Penyidik gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau masih memeriksa delapan orang setelah operasi di tempat hiburan malam MP Club, Pekanbaru. Pemeriksaan itu dilakukan untuk menentukan peran masing-masing dalam dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Dari 68 orang yang diamankan, 63 orang dinyatakan positif berdasarkan tes urine.
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira mengatakan delapan orang tersebut belum selesai diperiksa. Penyidik masih menggali keterkaitan mereka dengan dugaan aktivitas narkotika di tempat tersebut. Sementara itu, 60 orang lain telah diserahkan kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau untuk menjalani asesmen oleh Tim Asesmen Terpadu.
Operasi berlangsung pada Minggu dini hari, 11/10, setelah polisi melakukan penyelidikan selama sekitar satu bulan. Petugas gabungan mengamankan pengunjung, pelayan, petugas keamanan, dan asisten manajer MP Club. Seluruh orang yang dibawa dalam operasi menjalani pemeriksaan urine.
Hasil pemeriksaan menunjukkan 42 dari 47 laki-laki yang dites positif mengandung amfetamin dan metamfetamin. Adapun 21 perempuan yang diamankan seluruhnya memperoleh hasil positif terhadap dua jenis zat tersebut. Dengan demikian, total hasil positif mencapai 63 orang dari keseluruhan 68 orang yang diperiksa.
Dalam operasi itu, polisi juga menemukan 7,5 butir pil ekstasi, ganja seberat 1,6 gram, serta uang tunai senilai Rp14,3 juta. Barang-barang tersebut ditemukan pada sejumlah orang yang diamankan, baik pengunjung maupun pekerja tempat hiburan malam. Polisi menduga barang bukti dan uang tersebut berkaitan dengan transaksi narkotika.
Penyidik kini menelusuri sumber narkotika, dugaan transaksi yang berlangsung di MP Club, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain. Polisi juga mendalami dugaan kedatangan pihak luar yang berperan mengedarkan narkotika di tempat tersebut. Penelusuran diarahkan untuk memastikan peran setiap pihak dan mengungkap kemungkinan jaringan pemasok yang lebih luas.
Pada Senin, polisi memasang garis di area pub dan salah satu ruangan MP Club. Tindakan itu dilakukan untuk menjaga lokasi sebagai bagian dari proses penyelidikan dan penyidikan lanjutan. Polisi menyatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil pemantauan terhadap tempat hiburan malam yang diduga menjadi lokasi peredaran narkotika.
Tag: narkotika, MP Club, Pekanbaru, Polda Riau, Bareskrim Polri