Kontingen Indonesia Berangkat ke Jepang dengan Target Tujuh Emas
2026-10-13 06:06 WIB · aindari · 👁 348 dibaca

Sebanyak 103 atlet Indonesia menuju Nagoya untuk berlaga di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 dengan sasaran masuk 10 besar klasemen.
Kontingen Indonesia bertolak ke Jepang untuk mengikuti Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Rombongan berangkat dari Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, pada Selasa pagi, dengan penerbangan menuju Nagoya dijadwalkan berlangsung pukul 05.40 WIB. Keberangkatan itu dilakukan lima hari sebelum upacara pembukaan ajang olahraga disabilitas terbesar di Asia tersebut.
Sebanyak 103 atlet berada dalam rombongan bersama pelatih, manajer, serta tenaga pendukung. Mereka akan memperkuat Indonesia pada 12 cabang olahraga, yaitu para atletik, para bulu tangkis, para renang, para angkat berat, para tenis meja, para panahan, para judo, boccia, para balap sepeda, para menembak, anggar kursi roda, dan para taekwondo.
Suasana di bandara sejak dini hari dipenuhi semangat para atlet dan keluarga yang mengantar. Sebelum meninggalkan Indonesia, para atlet juga menuliskan harapan serta pesan untuk diri sendiri dan kontingen sebagai bekal menghadapi persaingan di Nagoya. Dukungan tersebut mengiringi perjalanan mereka untuk membawa nama Indonesia di ajang multicabang tingkat Asia itu.
Optimisme turut disampaikan atlet para bulu tangkis Subhan. Ia berharap perjalanan berlangsung lancar dan mampu mengulang keberhasilan meraih medali emas. Subhan sebelumnya menjadi juara nomor ganda campuran SH6 bersama Rina Marlina pada Asian Para Games Hangzhou 2022.
Perenang Jendi Pangabean juga membawa target pribadi setelah meraih emas nomor 100 meter gaya punggung putra S9 pada edisi sebelumnya. Ia berharap dapat tiba dengan selamat dan menghasilkan pencapaian yang sesuai dengan harapan. Kedua atlet tersebut menjadi bagian dari kontingen yang berusaha mempertahankan prestasi Indonesia pada ajang sebelumnya.
Chef de Mission Kontingen Indonesia Reda Manthovani menyatakan para atlet telah dipersiapkan secara fisik dan mental. Berdasarkan analisis serta evaluasi National Paralympic Committee Indonesia selama pemusatan latihan dan proses kualifikasi, Indonesia membidik tujuh medali emas, delapan perak, dan 17 perunggu. Sasaran akhirnya adalah menembus 10 besar klasemen.
Selain mengejar peringkat tersebut, kontingen Indonesia membawa misi memperkokoh posisi sebagai salah satu kekuatan olahraga disabilitas di Asia Tenggara. Hasil pertandingan di 12 cabang olahraga akan menentukan pencapaian target medali sekaligus mengukur perkembangan para atlet setelah menjalani rangkaian persiapan nasional.
Tag: Asian Para Games 2026, Kontingen Indonesia, Olahraga disabilitas, Nagoya, NPC Indonesia