Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Olahraga

Panjat Tebing Absen di SEA Games 2027, Indonesia Kehilangan Jalur Medali dan Uji Atlet Muda

2026-11-03 06:05 WIB · aindari · 👁 880 dibaca

FPTI menilai tidak dipertandingkannya panjat tebing di Malaysia membuka risiko berkurangnya emas Indonesia sekaligus mengganggu tahapan pembinaan menuju Asian Games dan Olimpiade.

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menilai keputusan tidak memasukkan panjat tebing dalam SEA Games 2027 di Malaysia merugikan peluang Indonesia mengumpulkan medali emas. Cabang tersebut tidak tercantum dalam daftar 43 olahraga dan 473 nomor pertandingan yang ditetapkan Komite Eksekutif Federasi Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEAGF).

Sekretaris Umum PP FPTI Wahyu Pristiawan Buntoro menyebut absennya panjat tebing bukan semata persoalan kepentingan satu cabang. Menurut dia, Indonesia berpotensi kehilangan tambahan medali karena olahraga itu selama ini menjadi salah satu sumber prestasi dalam ajang multinegara Asia Tenggara.

Catatan Indonesia memperkuat penilaian tersebut. Saat panjat tebing dipertandingkan pada SEA Games 2011 di Jakarta dan Palembang, kontingen Merah Putih membawa pulang sembilan emas dari 10 nomor. Pada SEA Games Thailand 2025, atlet Indonesia kembali menyumbang empat emas dan tiga perak.

Empat emas pada 2025 diraih atlet muda. Ardana Cikal Damarwulan dan Alma Ariella Tsany menang pada nomor lead putra serta putri. Antasyafi Robby Al Hilmi dan Puja Lestari menjadi juara nomor speed perorangan putra dan putri. Ardana dan Alma masih berada pada kelompok usia U17, sedangkan Antasyafi dan Puja masuk kategori U19.

FPTI memandang SEA Games sebagai tahap penting untuk menguji atlet muda sebelum mereka tampil di Asian Games dan Olimpiade. Pembinaan terencana serta kompetisi domestik berkualitas disebut menjadi dasar kemajuan atlet Indonesia. Prestasi terbaru juga terlihat dari emas Desak Made Rita Kusuma Dewi pada nomor speed empat jalur putri di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, serta keberhasilan Veddriq Leonardo memenangi speed perorangan putra pada Olimpiade Paris 2024.

Nomor speed masih menjadi andalan Indonesia karena menghasilkan prestasi dari SEA Games hingga Olimpiade. Namun, kemampuan di nomor lead turut meningkat. Putra Tri Ramadani, atau Srondeng, menempati posisi kedua pada nomor lead World Climbing Series 2026 seri Santiago, Chile. Karena itu, FPTI menilai ketiadaan panjat tebing di SEA Games 2027 berpotensi mengurangi emas sekaligus memangkas kesempatan atlet muda mengasah pengalaman sebelum menghadapi persaingan yang lebih tinggi.

Tag: Panjat Tebing, SEA Games 2027, FPTI, Atlet Muda, Olahraga Indonesia