Gol Torres di Perpanjangan Waktu Antarkan Spanyol Juara Piala Dunia Kedua
2026-07-20 17:31 WIB · aindari · 👁 481 dibaca

Ferran Torres mencetak gol penentu pada menit ke-106 saat Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 di final Piala Dunia yang berlangsung di New York City.
Spanyol kembali mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah setelah menaklukkan Argentina dengan skor 1-0 melalui perpanjangan waktu pada laga final yang dihelat di New York City, Minggu (19/7). Gol semata wayang dicetak oleh Ferran Torres, pemain yang justru masuk sebagai pengganti dan sempat menerima banyak kritik selama turnamen berlangsung.
Torres dimasukkan ke lapangan menggantikan Mikel Oyarzabal pada menit ke-62. Keputusan itu terbukti tepat ketika pada menit ke-106, penyerang Barcelona tersebut menerima umpan dari Nico Williams dan mengonversinya menjadi gol yang membawa Spanyol meraih mahkota juara dunia pertama sejak kemenangan bersejarah mereka pada 2010.
Kondisi laga semakin berat bagi Argentina yang harus bermain dengan 10 pemain. Meski demikian, Torres mengakui bahwa berhadapan dengan tim yang diperkuat Lionel Messi di partai puncak tetap menjadi tantangan yang mengintimidasi. Ia menegaskan bahwa skuad Spanyol tidak pernah goyah dalam memegang prinsip permainan mereka sendiri, dan keyakinan itu akhirnya membuahkan hasil.
Menariknya, gol di final tersebut merupakan gol pertama Torres sepanjang turnamen. Sebelum laga puncak, ia belum pernah sekalipun menggoyangkan gawang lawan, sehingga performanya kerap dipertanyakan. Torres menyebut momen mencetak gol penentu itu sebagai sesuatu yang sangat melegakan setelah tekanan yang ia rasakan dari berbagai kritik.
Dalam pandangan Torres, kemenangan ini bukan semata pencapaian 23 pemain di dalam skuad, melainkan milik seluruh rakyat Spanyol. Ia menyatakan bahwa gol yang ia cetak lahir dari dukungan 47 juta penduduk negaranya. Meski tim berada jauh dari tanah air, Torres merasa mereka berupaya sedekat mungkin dengan masyarakat Spanyol melalui perjuangan di atas lapangan.
Torres berulang kali menyebut bahwa takdir memang telah memihak Spanyol untuk menjadi juara. Perjalanan dari pemain pengganti yang dikritik hingga menjadi pahlawan di laga final menjadi narasi yang sempurna bagi penyerang berusia muda itu. Gelar ini sekaligus menegaskan kembali posisi Spanyol sebagai salah satu kekuatan besar sepak bola dunia, 16 tahun setelah terakhir kali mereka berdiri di puncak.
Tag: Piala Dunia, Spanyol, Ferran Torres, Argentina, Final Piala Dunia 2026