Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Olahraga

Lindswell Kwok Tekankan Pentingnya Dukungan Mental Atlet Wushu Jelang Asian Games 2026

2026-07-22 06:11 WIB · aindari · 👁 311 dibaca

Pelatih sekaligus legenda wushu Indonesia itu menyampaikan pesan langsung kepada Chef de Mission Tim Indonesia saat berkunjung ke pelatnas.

Lindswell Kwok, mantan atlet wushu yang kini menjabat pelatih di pemusatan latihan nasional, menyampaikan pesan penting kepada Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu: jaga kondisi psikologis para atlet wushu agar mereka mampu tampil optimal di Jepang. Pesan itu disampaikan saat Todotua mengunjungi pelatnas wushu di Jakarta, Selasa.

Menurut Lindswell, cabang olahraga wushu memiliki karakteristik yang menempatkan kesiapan mental di posisi sangat krusial. Berbeda dengan olahraga beregu, atlet wushu bertanding secara individu sehingga tidak ada rekan setim yang bisa menjadi sandaran ketika tekanan memuncak di arena. Kepercayaan diri, kata dia, tumbuh dari proses persiapan yang dibangun jauh sebelum hari pertandingan tiba.

Lingswell yang meraih medali emas dan perak pada Asian Games 2014 dan 2018 itu berbicara dari pengalaman langsung. Ia menyebut suasana pertandingan terasa jauh berbeda ketika seluruh kebutuhan atlet dipenuhi dengan baik — mulai dari perlengkapan, pakaian, hingga detail logistik lainnya. Kesiapan di luar arena, menurutnya, secara langsung memengaruhi kondisi mental atlet saat memasuki lapangan pertandingan.

Selain aspek psikologis, juara dunia lima kali di nomor taijiquan dan taijijian itu juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap detail pelayanan selama multi-event berlangsung. Kenyamanan akomodasi, kelancaran transportasi, dan terpenuhinya kebutuhan pendukung lainnya dinilai berkontribusi pada kemampuan atlet menjaga fokus menjelang pertandingan.

Todotua menyambut masukan tersebut sebagai bahan berharga dalam merancang sistem pelayanan kontingen. Ia menegaskan bahwa kunjungan ke setiap cabang olahraga bukan sekadar memantau perkembangan latihan, melainkan juga membuka ruang dialog untuk memahami kebutuhan atlet secara langsung dari mereka yang pernah merasakannya. Bagi Todotua, atlet dan mantan atlet adalah sumber informasi paling otentik soal apa yang benar-benar dibutuhkan di lapangan.

CdM juga menegaskan bahwa tugasnya tidak berhenti pada urusan keberangkatan kontingen. Memastikan seluruh kebutuhan atlet terpenuhi selama Asian Games berlangsung — sehingga mereka bisa berkonsentrasi penuh pada pertandingan — menjadi bagian inti dari tanggung jawab tim CdM menuju Asian Games 2026 di Jepang.

Tag: Wushu, Asian Games 2026, Lindswell Kwok, Chef de Mission, Pelatnas