Golfphoria 2026: Turnamen Golf Virtual di Bali Usung Konsep Festival dan Kejar Rekor Guinness
2026-07-26 17:14 WIB · aindari · 👁 603 dibaca

Bali International Golf menggelar Golfphoria 2026 dengan 312 peserta, menggabungkan simulasi golf di lapangan ikonik dunia dengan hiburan bertema reggae sambil mengajukan pencatatan rekor dunia Guinness.
Turnamen golf tahunan Golfphoria 2026 digelar di Denpasar, Bali, oleh Bali International Golf (BIG) dengan ambisi besar: meraih pengakuan dari Guinness World Records. Ajang yang diikuti 312 peserta ini dikemas dalam format festival bertema reggae, memadukan kompetisi olahraga dengan hiburan dan unsur pariwisata. Proses verifikasi rekor masih berjalan dan hasilnya diperkirakan diumumkan setelah seluruh rangkaian acara rampung.
Pada edisi sebelumnya, Golfphoria telah mencatatkan Rekor MURI sebagai turnamen virtual golf dengan peserta terbanyak di Indonesia. Tahun ini penyelenggara menaikkan level dengan menghadirkan simulasi virtual di lapangan Royal Portrush Dunluce Links, Irlandia Utara — salah satu venue golf paling bergengsi di dunia. Peserta bisa merasakan pengalaman bermain di lapangan ikonik tersebut tanpa harus meninggalkan Pulau Dewata. Turnamen berlangsung dalam dua sesi tee off, pukul 08.00 dan 13.30 WITA, lalu ditutup dengan gala dinner di malam hari.
Kategori yang dilombakan cukup beragam, mencakup longest drive, nearest to the pin, best gross overall, best nett overall, flight A, B, dan C, serta kategori khusus untuk pegolf putri. Panitia juga menyiapkan penghargaan Best Costume Award bagi tiga peserta berkostum terbaik saat gala dinner. Hadiah yang ditawarkan meliputi sepeda motor dari grand lucky draw, paket wisata premium, uang tunai, perlengkapan golf, hingga hadiah hole-in-one. Sebanyak 47 sponsor dan mitra strategis turut menopang penyelenggaraan acara ini.
Presiden Direktur BIG, Sayyid Haekal, menegaskan bahwa Golfphoria dirancang untuk meruntuhkan kesan eksklusif olahraga golf. Menurutnya, acara ini sengaja dikemas layaknya festival agar siapa pun merasa diterima di lapangan golf, bukan hanya kalangan tertentu. Semangat inklusivitas itu juga diwujudkan lewat program tanggung jawab sosial bertajuk "Everyone Can Golf, Everyone Deserves a Chance", yang menyediakan pelatihan golf gratis bagi anak-anak panti asuhan berusia 6–10 tahun di Denpasar. Program tersebut meliputi pembinaan teknik dasar dan pengembangan karakter bersama pelatih profesional BIG, dengan peluang bagi peserta berprestasi untuk melanjutkan pembinaan dan berkompetisi di bawah naungan Persatuan Golf Indonesia.
Di sisi lain, Golfphoria merupakan bagian dari visi jangka panjang BIG untuk menjadikan kawasannya sebagai pusat olahraga dan gaya hidup di Bali. Rencana pengembangan mencakup penambahan fasilitas seperti arena biliar, lapangan padel, dan lintasan lari. Pendiri Juara Holding Group, Agung Afif, menyatakan pihaknya kembali hadir sebagai sponsor utama demi memperkuat ekosistem sport tourism di Bali dan Indonesia Timur. Melalui unit bisnis Komodo Luxury dan Bali Premium Trip, Juara Holding Group menawarkan paket wisata premium yang mengombinasikan pengalaman bermain golf di Bali dengan pelayaran phinisi di Taman Nasional Komodo, memperkuat konsep golf tourism yang terus dikembangkan di Indonesia.
Tag: Golfphoria 2026, Bali International Golf, golf virtual, sport tourism, Guinness World Records