Rest Area Km 88 dan Masjid At-Thohir Depok Ditunjuk sebagai Proyek Percontohan Wisata Ramah Muslim Jawa Barat
2026-07-12 · aindari

Pemprov Jawa Barat menjadikan dua lokasi di Kota Depok sebagai pilot project penataan infrastruktur pariwisata berstandar ramah Muslim internasional.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menunjuk kawasan Rest Area Jalan Tol Km 88 dan Masjid At-Thohir di Kota Depok sebagai proyek percontohan penataan infrastruktur pariwisata yang memenuhi standarisasi ramah Muslim internasional. Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyatakan bahwa pariwisata harus dibangun dengan data yang kuat, kebijakan yang tepat, kolaborasi yang luas, dan pendekatan inklusif. Dengan 97 persen penduduk beragama Islam, Jawa Barat memiliki urgensi besar untuk merombak tata kelola wisatanya guna menggaet pasar global, terutama pelancong dari Malaysia, Singapura, hingga Timur Tengah.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Iendra Sofyan menjelaskan bahwa penunjukan ini ditetapkan seiring peluncuran ajang Smiling West Java-Muslim Friendly Tourism (SWJ-MFT) Award 2026 serta publikasi capaian Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional (IPKN) Jawa Barat di Masjid At-Thohir pada Kamis, 9 Juli. Proyek di Rest Area Km 88 akan berfokus pada standarisasi sarana prasarana ibadah dan kurasi ketat terhadap kuliner halal, sementara Masjid At-Thohir diproyeksikan sebagai daya tarik wisata religi utama melalui digitalisasi pelayanan.
SWJ-MFT Award 2026 membuka kompetisi standarisasi ramah Muslim dalam delapan kategori operasional, meliputi Kabupaten/Kota Pariwisata Ramah Muslim, Hotel Ramah Muslim, Restoran Ramah Muslim, Daya Tarik Wisata Alam Ramah Muslim, Daya Tarik Wisata Warisan Budaya Ramah Muslim, Daya Tarik Wisata Buatan Ramah Muslim, Desa Wisata Ramah, dan Mall Ramah Muslim. Iendra menegaskan kegiatan ini bukan sekadar ajang penghargaan, melainkan momentum meningkatkan standarisasi melalui pendampingan dan workshop pelatihan intensif terkait hospitality.
Plt Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Reza Pahlevi memberikan apresiasi dan menilai langkah Jawa Barat layak menjadi barometer bagi provinsi lain dalam mengembangkan destinasi ramah Muslim terpadu. Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah menegaskan bahwa konsep ramah Muslim bukan untuk membatasi industri kreatif, melainkan memberikan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan serta menguatkan destinasi unggulan yang inklusif dan berkelas dunia di Jawa Barat.
Tag: wisata halal, Jawa Barat, ramah Muslim, Rest Area Km 88, SWJ-MFT Award 2026
Sumber: tautan asli