Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Politik

Prabowo Minta Elite Politik Menolak Kekerasan Setelah Kontestasi

2026-07-13 · aindari

Presiden Prabowo Subianto menegaskan perbedaan politik harus diakhiri dengan persatuan, bukan perusakan fasilitas umum.

Presiden Prabowo Subianto mengkritik keras pemimpin yang mendorong perusakan dan pembakaran fasilitas umum setelah kalah dalam persaingan politik. Pernyataan itu disampaikan saat peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu.

Prabowo mengajak seluruh unsur bangsa tetap bersatu meski berbeda partai atau pilihan politik. Ia menilai kontestasi demokrasi harus diterima secara sportif, termasuk ketika hasilnya tidak sesuai harapan. Menurut dia, pihak yang mengarahkan pendukung untuk melakukan kekerasan terhadap fasilitas publik telah mengkhianati kepentingan republik.

Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung pengalamannya mengikuti pemilihan presiden lima kali dan kalah empat kali. Ia mengatakan tidak pernah memerintahkan pendukungnya melakukan perusakan, bahkan tetap hadir dalam pelantikan rival politiknya untuk memberi penghormatan dan ucapan selamat.

Prabowo juga menggambarkan politik seperti pertandingan sepak bola yang membutuhkan sikap sportif. Ia mencontohkan hubungannya dengan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, yang pada Pilpres 2024 berada di kubu berbeda sebagai calon wakil presiden pendamping Anies Baswedan, tetapi kini bergabung dalam pemerintahan.

Di akhir pidato, Prabowo meminta seluruh pihak kembali bekerja untuk rakyat setelah kompetisi politik selesai. Ia menyatakan pemerintah terbuka terhadap kritik yang bersifat korektif, namun menolak sikap yang hanya merusak atau memperkeruh keadaan.

Tag: Prabowo Subianto, politik, demokrasi, persatuan, Hari Koperasi Nasional