Delapan Keutamaan Bersholawat pada Hari Jumat yang Perlu Diketahui Umat Islam
2026-08-09 06:13 WIB · aindari · 👁 481 dibaca

Hari Jumat menjadi waktu istimewa untuk memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, dengan beragam keutamaan mulai dari balasan rahmat berlipat hingga harapan memperoleh syafaat di hari akhir.
Bagi umat Islam, hari Jumat menempati posisi istimewa di antara hari-hari lainnya. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada hari ini adalah memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Anjuran tersebut berlandaskan hadis yang diriwayatkan Abu Dawud dan dinilai sahih oleh sejumlah ulama, yang menyebutkan bahwa sholawat yang dibaca pada hari Jumat akan diperlihatkan kepada Rasulullah SAW.
Keutamaan pertama yang paling sering disebut adalah balasan rahmat berlipat ganda dari Allah SWT. Berdasarkan hadis, satu kali bersholawat akan dibalas sepuluh kali lipat oleh Allah SWT. Ganjaran besar ini menjadi motivasi tersendiri bagi umat Islam untuk memperbanyak sholawat sebagai sarana mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Selain itu, bersholawat juga merupakan wujud nyata kecintaan dan penghormatan seorang Muslim terhadap Nabi Muhammad SAW, sekaligus cara untuk mengingat perjuangan beliau dalam menyebarkan ajaran Islam.
Keutamaan lain yang tak kalah penting adalah kedekatan dengan Rasulullah SAW. Sejumlah riwayat hadis menegaskan bahwa orang yang paling banyak bersholawat akan menempati posisi paling dekat dengan Nabi Muhammad SAW kelak di hari kiamat. Hal ini berkaitan pula dengan harapan memperoleh syafaat, yakni pertolongan Rasulullah SAW atas izin Allah SWT pada hari akhir. Memperbanyak sholawat diyakini menjadi salah satu sebab seseorang layak mendapatkan pertolongan tersebut.
Dari sisi kesejahteraan batin, kebiasaan bersholawat mampu menghadirkan ketenangan hati. Aktivitas zikir dan sholawat membantu seseorang untuk senantiasa mengingat Allah SWT dan Rasulullah SAW, sehingga terjaga hubungan spiritualnya dalam kehidupan sehari-hari. Dimensi ini menjadikan sholawat bukan sekadar ritual lisan, melainkan juga terapi rohani yang berdampak pada ketentraman jiwa.
Para ulama juga menekankan bahwa bersholawat pada hari Jumat memiliki nilai lebih dibandingkan hari biasa karena dilakukan pada waktu yang dimuliakan dalam Islam. Amalan ini menjadi bagian dari rangkaian ibadah sunnah hari Jumat, berdampingan dengan membaca Al-Quran dan memperbanyak doa. Dengan menghidupkan amalan-amalan tersebut, umat Islam dapat mengisi hari Jumat dengan kegiatan bernilai pahala.
Lebih dari sekadar melafalkan kalimat pujian, sholawat berfungsi sebagai pengingat terhadap ajaran, teladan, dan akhlak Nabi Muhammad SAW. Melalui kebiasaan ini, umat Islam diharapkan semakin mengenal dan mengamalkan nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah dalam kehidupan nyata.
Adapun waktu pelaksanaannya, sholawat pada hari Jumat dapat dibaca sejak malam Jumat setelah matahari terbenam hingga berakhirnya hari Jumat. Umat Islam dianjurkan untuk bersholawat sesuai kemampuan masing-masing tanpa mengabaikan kewajiban ibadah lainnya, sehingga amalan ini benar-benar menjadi pelengkap kebaikan, bukan pengganti kewajiban.
Tag: sholawat, hari Jumat, amalan Islam, keutamaan sholawat, ibadah sunnah