Lima Wakil Indonesia Siap Bersaing di FFWS SEA 2026 Fall, Grand Finals Digelar di Surabaya
2026-08-10 17:02 WIB · aindari · 👁 413 dibaca

Bigetron by Vitality, EVOS Divine, MBR Omega, ONIC, dan RRQ Kazu akan bertarung memperebutkan gelar juara Asia Tenggara dan tiket menuju panggung global.
Surabaya akan menjadi saksi puncak persaingan esports Free Fire tingkat Asia Tenggara. Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Fall dijadwalkan berlangsung di kota itu pada 19–20 September 2026, dengan Indonesia menurunkan lima tim sekaligus dalam turnamen yang dimulai sejak 14 Agustus.
Garena Indonesia mengonfirmasi kelima wakil Merah Putih tersebut adalah Bigetron by Vitality, EVOS Divine, MBR Omega, ONIC, dan RRQ Kazu. Mereka akan menghadapi 13 tim dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia dalam perebutan gelar juara regional sekaligus delapan tiket menuju FFWS Global Finals 2026 pada November mendatang.
Pada fase Knockout Stage, kelima tim Indonesia tersebar di tiga grup berbeda. Bigetron by Vitality masuk Grup A bersama Secret WAG (Vietnam) dan Buriram United Esports (Thailand), sedangkan RRQ Kazu bergabung di Grup B dengan All Gamers Global. Tiga tim lainnya — ONIC, EVOS Divine, dan MBR Omega — semuanya ditempatkan di Grup C. Pengelompokan ini membuka kemungkinan empat tim Indonesia bermain dalam satu lobi ketika Grup C berhadapan dengan salah satu grup lainnya.
Di antara kelima wakil tersebut, ONIC tampil dengan beban ekspektasi paling besar. Tim ini merupakan satu-satunya wakil Indonesia yang pernah menjuarai FFWS SEA sejak kompetisi regional itu pertama kali digelar pada 2024, tepatnya saat meraih gelar di edisi 2025 Spring. Kini ONIC berupaya mempertahankan statusnya sebagai kekuatan dominan di hadapan pendukung tuan rumah.
Perubahan roster mewarnai persiapan musim ini. EVOS Divine mendatangkan FaizMKS dan IKAL untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Rasyah dan Rey yang memilih beristirahat, sementara ONIC merekrut pemain asal Thailand bernama Rattapoom Sunthalunai atau akrab disapa POOM, sekaligus mengembalikan Geday ke dalam skuad. Berbeda dengan keduanya, Bigetron by Vitality, MBR Omega, dan RRQ Kazu memilih mempertahankan susunan pemain musim lalu demi menjaga chemistry yang sudah terbentuk.
Talenta Indonesia juga hadir memperkuat tim-tim Malaysia. Juann bergabung dengan Team VAMOS dan menjadi rekan satu tim Azriel, Viruzz memperkuat Maqna Esports Club, sementara RYUU membela Esports Putrajaya — menjadikan total empat pemain Indonesia berkompetisi di bawah bendera Malaysia.
Turnamen bertema "Beyond All Limits" ini mempertemukan 18 tim di Phase 1 pada 14–23 Agustus. Dua belas tim terbaik kemudian melanjutkan perjalanan ke Phase 2 dan Phase 3 (28 Agustus–6 September), sebelum delapan tim tersisa bertarung di Grand Finals Surabaya. Format babak puncak menggunakan Champion Rush dengan ambang 110 poin — tim pertama yang mencapai angka tersebut sekaligus meraih Booyah akan dinobatkan sebagai juara.
Tag: FFWS SEA 2026, Free Fire, Esports Indonesia, Surabaya, ONIC