Dari Galon Bekas ke Ornamen Kemerdekaan: Warga Duren Tiga Ubah Sampah Jadi Daya Tarik Kampung
2026-08-14 17:05 WIB · aindari · 👁 657 dibaca

Inisiatif warga RT 11/RW 03 Duren Tiga mendaur ulang barang bekas menjadi hiasan HUT RI ke-81 mendapat dukungan penuh kelurahan dan menarik perhatian warga dari luar wilayah.
Sebuah gang di kawasan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, bersolek bukan dengan dekorasi beli jadi, melainkan dari tumpukan barang yang nyaris terbuang. Warga Gang Jalan Timo Terusan RT 11/RW 03 menyulap galon bekas dan berbagai limbah rumah tangga lainnya menjadi ornamen, pot tanaman, serta aneka hiasan untuk menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Motor penggerak kegiatan ini adalah Saepul, yang akrab dipanggil Pak Ipul oleh warga sekitar. Tangan kreatifnya mengubah material bekas yang semula tak bernilai menjadi elemen dekoratif yang menghidupkan suasana kemerdekaan di Gang Langgar dan Gang Timo. Hasilnya tak hanya dinikmati warga setempat — hiasan-hiasan itu bahkan menarik pengunjung dari wilayah lain untuk datang melihat langsung.
Lurah Duren Tiga, Mansyur Sabban, menyebut inisiatif semacam ini sebagai perhatian khusus pihak kelurahan. Menurutnya, kegiatan positif yang tumbuh dari tingkat RT dan RW atas prakarsa warga sendiri merupakan modal sosial yang perlu didukung dan dikembangkan. Kelurahan pun tak sekadar memberi pujian — dukungan konkret diberikan berupa pendampingan, material seperti cat dan kuas, serta tenaga dari petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) bersama warga sekitar.
Sabban juga menyebut kegiatan ini sebagai bentuk "wisata 17-an" skala kampung — sederhana, namun mampu menghadirkan hiburan dan kebersamaan bagi warga di sekitarnya. Antusiasme warga terhadap kreasi daur ulang ini pun disebut terus meningkat seiring berjalannya kegiatan.
Di luar nilai estetika dan semangat kemerdekaan, kegiatan ini dinilai selaras dengan program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendorong pemilahan dan pengurangan sampah dari sumbernya. Barang bekas yang berpotensi mencemari lingkungan justru difungsikan kembali sebagai pot bunga dan ornamen, sehingga menghasilkan manfaat ganda: lingkungan lebih bersih sekaligus lebih indah.
Ke depan, Kelurahan Duren Tiga berharap model kegiatan seperti ini bisa meluas ke gang-gang dan wilayah lain. Pihak kelurahan membuka pintu kolaborasi bagi warga yang ingin menginisiasi kegiatan serupa, dengan jaminan pendampingan dari pemerintah setempat. Harapannya, semangat kreatif warga Duren Tiga bisa menjadi contoh bagi komunitas lain di Jakarta untuk merayakan kemerdekaan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Tag: daur ulang, HUT RI, kreativitas warga, Duren Tiga, gaya hidup hijau