PDIP Kerahkan Kapal Rumah Sakit Apung ke NTT, Prioritaskan Ibu dan Anak Korban Gempa 7,7 M
2026-08-21 06:04 WIB · aindari · 👁 376 dibaca

Atas arahan Megawati, PDIP memberangkatkan Kapal RS Apung Laksamana Malahayati dari Cilegon menuju wilayah terdampak gempa di Flores untuk memperkuat tim medis yang sudah lebih dulu bersiaga.
PDI Perjuangan mengerahkan aset kemanusiaan andalannya ke Nusa Tenggara Timur pascagempa berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang wilayah tersebut. Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati resmi diberangkatkan dari Cilegon, Banten, pada Kamis malam dalam sebuah prosesi pelepasan yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto.
Hasto menegaskan pengerahan kapal ini merupakan tindak lanjut arahan langsung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Kapal tersebut akan bergabung dengan tim Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) serta relawan kesehatan partai yang telah lebih dulu bersiaga di Flores dan sekitarnya. Sejumlah tokoh dan pengurus DPP PDIP disebut sudah berada di lokasi bencana, di antaranya Ganjar Pranowo, Tri Rismaharini, Ribka Tjiptaning, dan Sri Rahayu.
Salah satu aspek yang ditekankan Hasto adalah muatan logistik kapal yang dirancang khusus menyasar kelompok rentan — ibu hamil, perempuan, dan anak balita. Menurutnya, kebutuhan kelompok ini kerap terlewat dalam distribusi bantuan bencana pada umumnya. Megawati sendiri dikatakannya secara khusus memperhatikan hal tersebut dalam daftar prioritas mitigasi bencana yang ia susun. Selain obat-obatan, kapal juga membawa perlengkapan medis yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik perempuan dan anak.
Dalam prosesi pelepasan, seluruh jajaran pengurus partai, relawan, dan awak kapal menggelar doa bersama untuk para korban sekaligus mendoakan keselamatan tim yang bertugas di lapangan. Hasto menegaskan bahwa seluruh bantuan yang diberikan tidak memandang latar belakang politik, suku, agama, maupun status sosial — semata digerakkan oleh semangat gotong royong dan kemanusiaan.
Kapal Laksamana Malahayati sebelumnya menuntaskan misi pelayanan kesehatan di wilayah Banten. Ketua DPD PDIP Banten Ade Sumardi menyatakan kapal itu telah melayani ribuan warga Banten selama bertugas di sana, sebelum secara resmi diserahkan kembali kepada DPP untuk dialihkan ke NTT.
Kapal RS Apung Laksamana Malahayati diluncurkan Megawati pada pertengahan Juni 2023 dan sejak saat itu menjelajahi perairan nusantara untuk melayani masyarakat di kawasan pesisir dan pulau-pulau terpencil. Kapal berbobot 262 gross ton ini memiliki panjang 30 meter, lebar 9 meter, dan dioperasikan oleh 12 awak kapal bersama 8 tenaga kesehatan dengan kecepatan maksimal 7 knot.
Tag: PDIP, gempa NTT, kapal rumah sakit apung, Megawati, bantuan bencana