Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Teknologi

Baterai iPhone Boros di iOS 26? Ini 10 Pengaturan yang Bisa Membantu

2026-08-23 06:03 WIB · aindari · 👁 489 dibaca

Pengguna iPhone dapat mengoptimalkan daya tahan baterai di iOS 26 melalui sejumlah penyesuaian pengaturan bawaan.

Pembaruan iOS 26 membawa berbagai fitur baru bagi pengguna iPhone, namun konsumsi daya yang meningkat kerap menjadi keluhan yang menyertainya. Kabar baiknya, sistem operasi ini menyediakan sejumlah opsi pengaturan yang dapat dimanfaatkan untuk memperpanjang daya tahan baterai tanpa harus mengorbankan fungsi utama perangkat.

Salah satu langkah paling mendasar adalah mengaktifkan mode hemat daya atau Low Power Mode, yang secara otomatis membatasi aktivitas latar belakang dan mengurangi performa prosesor demi efisiensi energi. Fitur ini dapat diaktifkan langsung dari menu Pengaturan atau melalui Control Center.

Kecerahan layar juga menjadi faktor signifikan dalam konsumsi baterai. Menurunkan tingkat kecerahan secara manual atau mengaktifkan fitur Auto-Brightness agar layar menyesuaikan kondisi cahaya sekitar dapat memberikan penghematan yang cukup berarti, terutama bagi pengguna yang banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan.

Pengaturan lain yang perlu diperhatikan adalah refresh latar belakang aplikasi atau Background App Refresh. Fitur ini memungkinkan aplikasi memperbarui kontennya meski tidak sedang digunakan, sehingga menonaktifkannya — baik secara menyeluruh maupun selektif per aplikasi — dapat mengurangi beban kerja sistem. Selain itu, layanan lokasi yang aktif terus-menerus juga dikenal sebagai salah satu penyebab baterai cepat terkuras, sehingga membatasinya hanya saat aplikasi digunakan menjadi pilihan yang disarankan.

Konektivitas seperti Wi-Fi, Bluetooth, dan AirDrop sebaiknya dimatikan ketika tidak diperlukan. Fitur-fitur ini terus mencari sinyal atau perangkat di sekitar secara aktif, yang berarti daya tetap terpakai meski pengguna tidak sedang melakukan transfer data. Hal serupa berlaku untuk fitur Airdrop yang sebaiknya disetel ke mode menerima dari kontak saja atau dinonaktifkan sama sekali.

Notifikasi yang terlalu banyak juga berkontribusi pada pemborosan daya karena setiap notifikasi membangunkan layar dan memicu proses di latar belakang. Mengelola izin notifikasi per aplikasi dari menu Pengaturan dapat membantu menekan konsumsi daya yang tidak perlu. Terakhir, memastikan aplikasi selalu diperbarui ke versi terbaru juga penting, karena pembaruan aplikasi umumnya membawa perbaikan efisiensi yang berdampak pada penggunaan baterai secara keseluruhan.

Dengan menerapkan kombinasi pengaturan tersebut, pengguna iPhone yang menjalankan iOS 26 berpeluang mendapatkan daya tahan baterai yang lebih lama dalam aktivitas sehari-hari, tanpa harus bergantung pada pengisi daya sepanjang waktu.

Tag: iPhone, iOS 26, baterai, tips teknologi, Apple