Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Nasional

Indonesia dan Arab Saudi Bahas Tambahan Penerbangan untuk Persingkat Masa Haji

2026-07-14 06:01 WIB · aindari

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menyebut Arab Saudi mendukung rencana Indonesia memperpendek masa tinggal jemaah haji melalui penambahan slot penerbangan.

Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah efisiensi penyelenggaraan haji dengan menekan durasi keberadaan jemaah di Arab Saudi. Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan strategi itu ditempuh lewat penambahan slot penerbangan dari Indonesia dan Arab Saudi agar pergerakan keberangkatan maupun kepulangan jemaah dapat berlangsung lebih cepat.

Rencana tersebut menjadi salah satu pokok pembicaraan Irfan dengan Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Arab Saudi Saleh bin Nasser Al-Jasser. Pertemuan itu disampaikan Irfan kepada media di kediaman Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia di Jakarta, Senin malam, 13 Juli. Menurut Irfan, pihak Saudi memberikan dukungan terhadap agenda efisiensi haji yang diajukan Indonesia.

Selain soal penerbangan, kedua pihak juga membicarakan rencana pembangunan Kampung Haji. Irfan menyebut pemerintah Arab Saudi mendukung program tersebut dan berharap proses pembangunannya dapat segera dimulai. Kampung Haji menjadi bagian dari agenda Indonesia untuk memperkuat layanan bagi jemaah selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Irfan menjelaskan, pengurangan masa tinggal jemaah di Arab Saudi berkaitan langsung dengan ketersediaan penerbangan. Dengan tambahan slot dari kedua negara, alur transportasi jemaah diharapkan menjadi lebih padat dan efisien. Saat ditanya mengenai kemungkinan dampaknya terhadap biaya haji yang dibayar jemaah, ia mengatakan perhitungan komponen biaya berada dalam mekanisme tersendiri, tetapi kebijakan itu diyakini akan memberi pengaruh.

Pada kesempatan yang sama, Saleh bin Nasser Al-Jasser menyampaikan bahwa ia juga bertemu Menteri Perhubungan Indonesia Dudy Purwagandhi. Dalam pertemuan tersebut, kedua negara membahas penguatan kerja sama transportasi dan layanan logistik. Isu yang dibicarakan mencakup peluang investasi sektor maritim, pertukaran pengalaman dan keahlian di bidang perkeretaapian, serta peningkatan frekuensi penerbangan antarkedua negara.

Saleh mengatakan peningkatan penerbangan itu mencakup layanan maskapai Arab Saudi, yakni Saudia dan Riyadh Air. Riyadh Air disebut diperkirakan mulai membuka rute ke Jakarta dalam beberapa bulan mendatang. Ia menegaskan pemerintah Kerajaan Arab Saudi memberi perhatian besar pada peningkatan mutu pelayanan bagi jemaah haji, termasuk jemaah Indonesia yang menjadi kelompok terbesar.

Untuk menunjang kenyamanan ibadah haji, Arab Saudi terus mengembangkan sejumlah infrastruktur. Saleh menyebut Kereta Cepat Haramain, Kereta Al-Mashaer, perluasan kawasan Jamarat, dan berbagai proyek lain sebagai bagian dari dukungan layanan di Tanah Suci. Ia berharap kerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah serta Kementerian Perhubungan Indonesia terus berlanjut agar fasilitas bagi jemaah Indonesia semakin baik.

Tag: haji, Arab Saudi, penerbangan, Kampung Haji, transportasi