NVIDIA Akuisisi Hugging Face Senilai Rp227 Triliun, Incar Dominasi Pasar AI
2026-09-04 11:01 WIB · aindari · 👁 529 dibaca

Kesepakatan senilai 12,93 miliar dolar AS ini berpotensi menempatkan NVIDIA sebagai pemain tunggal terkuat di ekosistem perangkat keras sekaligus perangkat lunak AI terbuka.
Raksasa semikonduktor NVIDIA resmi mengakuisisi Hugging Face, platform berbagi model kecerdasan buatan (AI) sumber terbuka, dalam transaksi senilai 12,93 miliar dolar AS atau sekitar Rp227,84 triliun. Pengumuman itu disampaikan langsung oleh CEO NVIDIA Jensen Huang, sebagaimana dilaporkan Engadget pada Kamis (3/9).
Hugging Face bukan sekadar perusahaan rintisan biasa. Platform ini kerap disebut sebagai "GitHub untuk AI" — tempat para pengembang dari seluruh dunia berbagi, menemukan, dan menguji model AI secara terbuka. Per 2026, platform tersebut telah memiliki lebih dari 18 juta pengguna yang secara kolektif membagikan tiga juta model AI, dengan lebih dari 200 ribu perusahaan tercatat memanfaatkan model-model yang tersedia di sana.
Dengan akuisisi ini, NVIDIA berpotensi menguasai dua sisi bisnis AI sekaligus: perangkat keras melalui chip GPU-nya yang sudah mendominasi pelatihan model, dan perangkat lunak lewat ekosistem terbuka Hugging Face. Posisi ganda itu akan semakin kokoh apabila kesepakatan ini mendapat lampu hijau dari regulator.
Huang menegaskan bahwa kepemilikan baru tidak akan mengubah karakter terbuka platform tersebut. Menurutnya, Hugging Face akan tetap menjadi ruang bagi seluruh ekosistem AI, dan pengguna tidak diwajibkan beralih ke produk NVIDIA untuk menjalankan pekerjaan mereka. Pernyataan itu penting mengingat kekhawatiran umum bahwa akuisisi korporasi besar kerap berujung pada pembatasan akses komunitas.
Huang juga mengungkapkan bahwa NVIDIA sebenarnya bukan pendatang baru di Hugging Face. Perusahaan itu telah menjadi kontributor aktif dengan menyumbangkan lebih dari 500 model dan 250 dataset terbuka ke platform tersebut. NVIDIA juga tercatat sebagai investor setelah ikut serta dalam setidaknya satu putaran pendanaan pada 2023 — bergabung bersama deretan nama besar seperti Google, Amazon, Salesforce, AMD, Intel, IBM, dan Qualcomm yang lebih dulu menanamkan modal di Hugging Face.
Rencana NVIDIA ke depan mencakup penguatan infrastruktur Hugging Face serta perluasan akses platform ke lebih banyak pengguna dan pengembang AI. Namun, seluruh agenda itu masih menunggu persetujuan regulator sebelum akuisisi dinyatakan sah secara hukum.
Tag: NVIDIA, Hugging Face, akuisisi, kecerdasan buatan, AI terbuka