Isuzu Beberkan 5 Langkah Wajib Periksa Kendaraan Komersial Usai Terpapar Abu Vulkanik
2026-09-08 17:08 WIB · aindari · 👁 872 dibaca

Partikel abu vulkanik yang abrasif dan halus berpotensi merusak sistem udara mesin hingga menggores kaca jika penanganannya keliru.
Abu vulkanik bukan sekadar masalah estetika bagi kendaraan komersial. Partikelnya yang sangat halus dan bersifat abrasif dapat mengganggu kinerja mesin hingga membahayakan visibilitas pengemudi jika tidak ditangani dengan benar. PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) melalui Direktur Solusi Bisnisnya, Anjar Rosjadi, merilis panduan penanganan kendaraan komersial yang beroperasi di wilayah terdampak sebaran abu vulkanik.
Pemeriksaan pertama yang harus dilakukan adalah filter udara mesin. Abu vulkanik mempercepat penyumbatan filter karena partikelnya jauh lebih halus dibanding debu biasa, sehingga aliran udara ke mesin terhambat lebih cepat dari kondisi normal. Anjar menyebut udara yang membawa abu vulkanik meningkatkan beban kerja sistem penyaringan udara secara signifikan, dan filter yang sudah kotor harus segera ditangani sesuai prosedur perawatan. Kendaraan yang rutin beroperasi di lingkungan berdebu tinggi disarankan menjalani pemeriksaan filter secara berkala.
Selain filter, seluruh sambungan pipa dan selang saluran udara menuju mesin perlu diperiksa. Pastikan tidak ada sambungan yang longgar atau kondisi lain yang dapat mengganggu aliran udara. Langkah ini penting untuk mencegah partikel abu masuk ke sistem secara langsung.
Bagi kendaraan yang dilengkapi turbocharger, sistem pemasukan udara memerlukan perhatian khusus. Partikel pengotor dari abu vulkanik berpotensi mengganggu komponen turbocharger yang mendukung performa mesin, sehingga pemeriksaan pada bagian ini tidak boleh dilewatkan.
Penanganan kaca kendaraan juga menjadi perhatian IAMI. Anjar mengingatkan bahwa kebersihan kaca berkaitan langsung dengan keselamatan pengemudi karena memengaruhi visibilitas. Yang perlu diwaspadai, abu vulkanik tidak boleh langsung dilap atau dibersihkan dengan wiper dalam kondisi kering. Sifat abrasif partikelnya justru akan menimbulkan goresan pada permukaan kaca. Cara yang disarankan adalah menyiram kaca dengan air mengalir terlebih dahulu hingga abu luruh, baru kemudian dilanjutkan dengan pencucian menggunakan sabun dan air bersih.
Sebagai langkah terakhir, kendaraan komersial yang dioperasikan secara intensif di zona terdampak disarankan menjalani pemeriksaan menyeluruh sebelum kembali beroperasi. Pemeriksaan ini mencakup sistem pemasukan udara dan komponen lainnya guna memastikan seluruh bagian kendaraan dalam kondisi prima dan aman digunakan.
Tag: abu vulkanik, kendaraan komersial, perawatan kendaraan, Isuzu, filter udara