129 Orang Masih Hilang dalam Tragedi KMP Virgo Transport 8 di Laut Jawa
2026-09-15 00:31 WIB · aindari · 👁 819 dibaca

Tim SAR gabungan dengan lebih dari 600 personel terus menyisir perairan Masalembo untuk mencari 129 korban yang belum ditemukan dari total 243 orang di atas kapal.
Operasi pencarian dan penyelamatan korban tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, masih berlangsung intensif hingga Senin (14/9). Berdasarkan pembaruan pukul 15.00 WIB, dari 243 orang yang berada di atas kapal — terdiri dari 213 penumpang dan 30 awak — sebanyak 108 orang berhasil diselamatkan, enam orang dinyatakan meninggal dunia, dan 129 orang masih dalam pencarian.
Kapal feri yang melayani rute Surabaya–Banjarmasin itu mengalami kecelakaan setelah lambung kanannya dihantam ombak hingga menyebabkan kemiringan. Meski demikian, penyebab lengkap insiden ini masih dalam penyelidikan dan belum dapat disimpulkan semata-mata akibat faktor cuaca.
Proses evakuasi berlangsung bertahap. Pada Minggu malam, tercatat 103 orang telah dievakuasi, dengan rincian 97 selamat dan enam meninggal. Angka itu kemudian berkembang setelah evakuasi lanjutan pada Senin pagi berhasil menemukan korban tambahan, sehingga jumlah yang diselamatkan naik menjadi 108 orang. Korban selamat yang tiba di Banjarmasin dibawa ke Pelabuhan Trisakti untuk mendapat penanganan medis dan pendataan.
Salah satu jenazah tiba di Pelabuhan Trisakti pada Senin sekitar pukul 07.00 WITA, dievakuasi menggunakan kapal tanker MT Mauhau milik PT Pertamina Patra Niaga. Jenazah berjenis kelamin laki-laki itu masih berstatus tidak dikenal saat tiba, dan langsung diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan untuk proses identifikasi. Sementara itu, 15 korban selamat yang tiba bersamaan dengan jenazah tersebut menjalani perawatan di posko kesehatan setempat.
Untuk mencari 129 orang yang belum ditemukan, tim SAR mengerahkan lebih dari 600 personel dan sekitar 12 kapal guna menyisir kawasan sekitar lokasi kejadian melalui jalur laut maupun udara. Basarnas turut memperkuat operasi dengan mengirimkan KN SAR Kamajaya beserta 35 personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar. Kondisi cuaca dan gelombang menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan.
Angka korban yang beredar dalam pemberitaan sejak Minggu hingga Senin mengalami perubahan karena operasi evakuasi masih berjalan dan data terus diperbarui. Basarnas dan posko resmi menjadi rujukan utama untuk perkembangan jumlah korban yang paling akurat, mengingat angka tersebut masih berpotensi berubah seiring ditemukannya korban lain dalam operasi yang masih berlangsung.
Tag: KMP Virgo Transport 8, SAR, Laut Jawa, Masalembo, Basarnas