Xi dan Trump Bertemu, AS-China Bahas Tarif, AI, dan Iran
2026-09-27 02:01 WIB · aindari · 👁 453 dibaca

Pertemuan Xi Jinping dan Donald Trump menghasilkan sejumlah langkah baru dalam hubungan AS-China, termasuk pemangkasan tarif dan rencana dialog kecerdasan buatan.
Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu dalam agenda yang disebut membuka langkah baru bagi hubungan kedua negara. Pertemuan itu menjadi sorotan karena berlangsung di tengah perhatian besar terhadap arah hubungan AS-China, terutama pada isu perdagangan, teknologi, dan kebijakan luar negeri.
Salah satu hasil yang dilaporkan dari pertemuan tersebut adalah kesepakatan China dan AS untuk memangkas tarif senilai 30 miliar dolar AS. Kesepakatan ini menempatkan isu dagang kembali sebagai bagian utama dalam komunikasi kedua negara, setelah hubungan ekonomi mereka kerap menjadi perhatian pasar dan pelaku usaha global.
Selain perdagangan, kedua pihak juga disebut sepakat meluncurkan dialog mengenai kecerdasan buatan atau AI. Agenda ini menandai masuknya teknologi strategis ke dalam pembicaraan resmi kedua negara. Dialog semacam itu berpotensi menjadi kanal komunikasi penting karena AI semakin terkait dengan ekonomi, keamanan, dan persaingan teknologi global.
Dalam pertemuan tersebut, Trump juga menyampaikan peringatan kepada Xi agar China tidak membantu Iran. Isu ini menunjukkan bahwa pembicaraan kedua pemimpin tidak hanya berfokus pada hubungan bilateral, tetapi juga menyentuh dinamika geopolitik yang lebih luas. Posisi AS terhadap Iran selama ini menjadi salah satu faktor penting dalam kebijakan luar negeri Washington.
Kunjungan Xi ke AS dilaporkan berakhir dengan agenda minum teh bersama Trump. Momen itu memberi warna diplomatik pada rangkaian pertemuan kedua pemimpin, meski perhatian utama tetap tertuju pada substansi kesepakatan dan arah hubungan kedua negara setelah pertemuan tersebut.
Sejumlah sorotan juga muncul terhadap gaya Trump dalam menerima Xi. Ada penilaian bahwa Trump lebih banyak menonjolkan sisi simbolik atau pencitraan dalam pertemuan itu, sementara kedalaman substansi pembahasan dipertanyakan. Namun, hasil yang dilaporkan mengenai tarif, dialog AI, dan pesan terkait Iran tetap menunjukkan adanya agenda konkret yang dibawa ke meja perundingan.
Pertemuan Xi dan Trump ini memperlihatkan bahwa hubungan AS-China masih bergerak di antara kerja sama dan persaingan. Pemangkasan tarif dapat memberi sentimen positif bagi hubungan ekonomi, sementara dialog AI membuka ruang pembicaraan pada sektor yang sensitif. Di sisi lain, peringatan soal Iran menegaskan bahwa isu keamanan global tetap menjadi bagian dari komunikasi Washington dan Beijing.
Tag: AS-China, Xi Jinping, Donald Trump, tarif, kecerdasan buatan