Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Ekonomi

Linktown Perkuat Pemasaran Digital Setelah Raih Penghargaan Real Estat

2026-09-27 17:01 WIB · aindari · 👁 383 dibaca

Linktown mendapat penghargaan agen properti digital terbaik di Indonesia Real Estate Awards 2026 by Lamudi seiring penguatan strategi pemasaran berbasis data.

Linktown meraih penghargaan Best Digital Real Estate Agent–Indonesia dalam Indonesia Real Estate Awards 2026 by Lamudi yang berlangsung di The Langham Jakarta pada Jumat, 25 September. Penghargaan ini terkait dengan pengembangan pemasaran properti berbasis digital yang menjadi fokus utama perusahaan dalam menjangkau konsumen dan mendukung pengembang.

Perusahaan menyebut sekitar 95 persen aktivitas pemasarannya kini dilakukan melalui kanal digital, terutama Meta Ads dan Google Ads. Co-Founder Linktown Abel Andy Kurniajaya menilai penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus menyusun strategi pemasaran yang efektif bagi pengembang maupun calon pembeli rumah.

Abel juga menyoroti kondisi pasar properti Indonesia pada 2026 yang dinilai semakin menantang. Faktor kebijakan pemerintah, daya beli, lokasi, segmentasi pasar, serta strategi harga menjadi pertimbangan penting. Konsumen disebut makin berhati-hati dan membutuhkan waktu lebih panjang sebelum membeli, terutama saat menghitung kemampuan mencicil dan beban bunga KPR.

Di tengah kondisi itu, kawasan dengan akses transportasi, fasilitas pendidikan, pusat komersial, dan peluang pertumbuhan kota masih memiliki permintaan yang relatif kuat. Abel menyebut Tangerang dan Bekasi sebagai wilayah yang tetap aktif. Pasar end-user juga dinilai lebih dominan dibandingkan investor, sementara produk kelas menengah dengan nilai hunian yang sesuai kebutuhan dinilai memiliki peluang lebih besar daripada segmen premium.

Co-Founder Linktown Winaldo menjelaskan perusahaan memperkuat pemasaran digital berbasis data melalui optimalisasi Meta Ads dan Google Ads untuk membidik calon konsumen dengan intensi pembelian. Strategi tersebut disertai integrasi lead generation, customer relationship management, tindak lanjut prospek, serta analisis konversi secara digital agar kinerja pemasaran dan penjualan dapat dipantau lebih terukur. Linktown juga mulai memperluas lini secondary market, terutama karena adanya kebutuhan terhadap hunian siap huni dengan harga kompetitif.

Co-Founder Linktown Deryan Nataniel menyebut teknologi, sumber daya manusia, dan promosi yang terukur sebagai tiga fondasi perusahaan dalam menghadapi persaingan agen properti. Menurut dia, kemampuan menghasilkan leads berkualitas dan memanfaatkan teknologi semakin penting. Kolaborasi antara tim sales dan digital marketer juga menjadi bagian dari ekosistem pemasaran perusahaan, termasuk dalam pengelolaan database, analitik iklan, dan pemantauan penjualan.

Saat ini Linktown memiliki tujuh kantor, termasuk kantor terbaru di Bali, dengan konsep hub office yang didukung teknologi digital untuk melayani berbagai wilayah secara efisien. Hingga akhir Kuartal III 2026, perusahaan mencatat penjualan Rp2,27 triliun dan menargetkan Rp3,5 triliun sampai akhir tahun. Tangerang menjadi kontributor terbesar, diikuti Bekasi dan Jakarta Timur, ditopang pertumbuhan infrastruktur, kawasan bisnis dan hunian baru, serta kebutuhan rumah pertama.

Tag: Linktown, properti, pemasaran digital, real estat, ekonomi