Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Pendidikan

Kapolri Dorong Mahasiswa Siap Hadapi Perubahan Teknologi dan AI

2026-09-28 17:12 WIB · aindari · 👁 321 dibaca

Listyo Sigit Prabowo meminta mahasiswa baru UMSU memperkuat ilmu, karakter, literasi digital, dan keberanian berkontribusi bagi masyarakat.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak mahasiswa menyiapkan diri menghadapi masa depan yang bergerak cepat akibat perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan. Pesan itu ia sampaikan saat memberi kuliah umum kepada mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru UMSU 2026 di Medan, Sumatera Utara, Senin.

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Listyo menekankan pentingnya kemampuan generasi muda membaca arah perubahan. Menurut dia, calon pemimpin masa depan perlu mengembangkan potensi diri agar dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Perubahan teknologi, kata dia, ikut membentuk cara orang bekerja, berkomunikasi, dan mengakses informasi.

Karena itu, mahasiswa didorong menjadi pembelajar sepanjang hayat. Listyo meminta generasi muda terus memperluas ilmu, memperkuat daya adaptasi, membangun karakter, menjaga integritas, serta menggunakan teknologi secara bijak dan produktif. Ia juga menekankan keberanian mahasiswa untuk berkarya dan mengambil peran di tengah kehidupan sosial.

Kapolri turut menyoroti tantangan di ruang digital. Tingginya aktivitas masyarakat Indonesia di media sosial dinilai belum selalu diimbangi literasi digital yang cukup. Kondisi ini membuka risiko penyebaran hoaks, disinformasi, pencurian data, deepfake, phishing, serta bentuk kejahatan siber lainnya.

Dalam situasi tersebut, mahasiswa dan pemuda disebut memiliki tanggung jawab menjaga keamanan serta persatuan di ruang digital. Mereka diharapkan mampu membantu menangkal provokasi dan informasi palsu, merawat kerukunan, serta menjadi pelopor keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus perekat persatuan.

Peran mahasiswa, menurut Listyo, juga harus tampak di kampus dan masyarakat. Di perguruan tinggi, mereka terlibat dalam Tridarma yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Di luar kampus, pemuda didorong menjadi agen perubahan, mendukung pembangunan sesuai bidang keilmuan, memajukan masyarakat, serta mengembangkan kewirausahaan yang dapat membuka lapangan kerja.

Listyo mengaitkan kesiapan generasi muda dengan momentum bonus demografi Indonesia pada 2030–2035. Pendidikan yang bermutu dan peningkatan keterampilan dipandang penting agar potensi sumber daya manusia dapat dimanfaatkan. Dengan ilmu, karakter, integritas, dan kemampuan beradaptasi, mahasiswa diharapkan siap mengambil bagian dalam perjalanan bangsa.

Tag: pendidikan, mahasiswa, Kapolri, literasi digital, UMSU