Palangka Raya Fair Jadi Etalase UMKM dan Peluang Investasi Daerah
2026-07-18 17:14 WIB · aindari · 👁 400 dibaca

Pemkot Palangka Raya memanfaatkan Palangka Raya Fair untuk memperluas promosi UMKM, membuka jejaring usaha, dan mengenalkan potensi ekonomi daerah.
Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, menempatkan Palangka Raya Fair sebagai salah satu instrumen penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah. Kegiatan ini digelar dalam rangka Hari Jadi ke-68 Kota Palangka Raya 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyampaikan bahwa agenda tersebut dirancang sebagai ruang promosi bagi pelaku UMKM lokal. Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin membantu produk daerah menjangkau konsumen lebih luas, sekaligus mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai pihak yang dapat mendukung pengembangan bisnis.
Tema peringatan tahun ini, yakni “Palangka Raya Kota Kolaborasi”, menjadi dasar pendekatan pemerintah dalam mendorong ekonomi daerah. Pemkot mengajak pelaku usaha, pemerintah, swasta, komunitas, dan masyarakat untuk bergerak bersama meningkatkan mutu, inovasi, serta daya saing produk lokal di tengah pasar yang semakin kompetitif.
Selain menyediakan ruang pemasaran, Palangka Raya Fair juga diarahkan untuk memperkuat relasi antarpelaku usaha. Pemerintah melihat kegiatan semacam ini dapat membuka peluang kerja sama, pertukaran informasi, dan pembentukan jejaring bisnis yang lebih kuat. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang mengikuti kebutuhan pasar.
Pemkot Palangka Raya memandang UMKM sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, program pemberdayaan terus didorong melalui fasilitasi promosi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, perluasan akses pasar, serta pengembangan ekonomi kreatif yang berbasis pada potensi lokal. Produk unggulan daerah diharapkan makin dikenal dan memberi dampak pada kesejahteraan pelaku UMKM.
Plt Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, menyebut Palangka Raya Fair berlangsung hingga 21 Juli 2026 di Halaman GOR Indoor Serbaguna, Jalan Tjilik Riwut Km 5, Palangka Raya. Kegiatan ini diikuti 45 gerai indoor dari instansi pemerintah, BUMN, BUMD, dan pelaku usaha lainnya, serta 35 tenda UMKM yang memamerkan produk unggulan daerah dan 50 tenda bazar kuliner.
Menurut Samsul, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengenalkan potensi daerah, menyampaikan peluang investasi, dan memberi ruang promosi berskala lebih besar bagi pelaku usaha. Palangka Raya Fair turut diarahkan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional, menarik minat investor, memperluas pasar domestik maupun internasional, serta mendorong inovasi, kreativitas, dan daya saing UMKM. Ia juga mengajak masyarakat menjaga lingkungan sebagai bagian dari upaya membangun Palangka Raya yang maju, rukun, dan sejahtera melalui lingkungan, masyarakat sosial, dan ekonomi yang cerdas.
Tag: UMKM, Palangka Raya Fair, Ekonomi Daerah, Investasi, Kalimantan Tengah