Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Otomotif

Chery Masuk Segmen Motor Listrik Murah dengan Model Bergaya Yamaha

2026-10-20 17:07 WIB · aindari · 👁 414 dibaca

Chery memperoleh persetujuan produksi moped listrik sederhana yang diperkirakan menyasar konsumen kendaraan roda dua berharga terjangkau di China.

Chery mulai membuka jalan ke pasar kendaraan roda dua melalui sebuah moped listrik berharga murah. Model tersebut tercantum dalam katalog produk terbaru Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT), setelah perusahaan mendapat persetujuan untuk memproduksinya. Informasi ini dilaporkan Carnewschina pada Senin (19/10) waktu setempat.

Moped yang ditampilkan memiliki bentuk skuter sederhana dengan satu motor listrik yang ditempatkan di roda belakang. Desainnya mengingatkan pada Yamaha Vino, meski model Yamaha tersebut umumnya menggunakan mesin bensin 150 cc. Chery belum menyampaikan nama resmi, harga, maupun spesifikasi lengkap kendaraan listrik barunya.

Jika mengacu pada karakteristik produk sejenis di China, kendaraan itu kemungkinan menyasar segmen paling terjangkau. Moped listrik tiruan di pasar setempat biasanya dijual sekitar 2.000 yuan atau setara kurang lebih Rp5 juta. Kendaraan dalam kategori tersebut umumnya memakai baterai berkapasitas di bawah 2 kWh dan mampu menempuh jarak maksimal sekitar 50 kilometer.

Model itu juga tampaknya tidak sepenuhnya dirancang dari awal oleh Chery. Kendaraan dengan bentuk serupa telah beredar di China selama hampir 20 tahun. Untuk menekan biaya, produsen roda dua listrik kerap memakai desain bodi dan komponen yang sama, termasuk motor hub serta baterai timbal-asam. Sebelumnya, gaya serupa banyak ditemukan pada produk yang menyerupai Honda Zoomer, Yamaha Jog, dan Vespa. Namun, merek seperti Niu, Segway-Ninebot yang didukung Xiaomi, dan Zeeho milik CFMOTO mendorong produsen model tiruan untuk semakin berkonsentrasi pada pasar murah.

Langkah ini dapat menjadi tahap awal Chery dalam membangun kemampuan produksi sepeda motor. Divisi kendaraan komersial perusahaan memperoleh izin pemerintah China untuk memproduksi sepeda motor pada akhir September. Moped berharga rendah tersebut diperkirakan dapat digunakan untuk menyiapkan lini perakitan sebelum Chery mengembangkan kendaraan roda dua dengan teknologi yang lebih kompleks.

Dalam acara teknologi internal di kantor pusat Chery, Wuhu, perusahaan juga memperkenalkan dua sepeda motor energi baru di bawah merek Cinnox. Salah satunya merupakan skuter petualangan listrik dengan klaim jarak tempuh 150-200 kilometer dan dukungan pengisian melalui charger kendaraan otomotif. Model lainnya, Grow C3, memakai teknologi kendaraan listrik dengan pemanjang jarak tempuh atau EREV. Chery menyebutnya sebagai motor penjelajah cerdas berbasis AI dan membekalinya fitur vehicle-to-load (V2L), sehingga kendaraan dapat memasok listrik ke perangkat eksternal saat digunakan untuk kegiatan luar ruang.

Di tengah kekhawatiran mengenai kejenuhan pasar dan kelebihan kapasitas produksi otomotif China, segmen kendaraan roda dua masih dinilai memiliki ruang pertumbuhan. Peralihan menuju kendaraan energi baru juga berpotensi menciptakan peluang bisnis bagi produsen otomotif, termasuk Chery.

Tag: Chery, motor listrik, moped listrik, Cinnox, kendaraan energi baru